KIRAB - Salah satu Kuda milik Pordasi Sulteng, yang di ikutkan dalam dalam Kirab Senjata Tradisonal Guma Terbesar di Dunia, dalam rangka peresemian Musium Senjata Tradisional Guma, di Kota Palu, Rabu 10 November 2021. (Foto: Dok. Pordasi Sulteng)
  • Kirab Senjata Tradisonal Guma Terbesar di Dunia

Palu, Metrosulawesi.id – Persatuan Olah Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sulteng ternyata tidak hanya aktif melakukan kegiatan olahraga berkuda, namun juga berpartisipasi dalam kegiatan adat dan pemerintah daerah.

Seperti dalam kegiatan Kirab Senjata Tradisonal Guma terbesar di dunia, yang dilaksanakan Korem 132/Tadulako, dalam rangka peresemian Museum Senjata Tradisional Guma, di Kota Palu, Rabu, 10 November 2021. Pada giat ini, kuda-kuda terlatih Pordasi Sulteng juga turut terlibat aktif mengiring guma yang panjangnya kurang lebih 7,7 meter itu.

Ketua Pordasi Sulteng, Anjas Lamatata, kepada wartawan menjelaskan, dalam kegiatan kirab senjata tradisonal Guma terbesar di dunia tersebut, pihaknya mendukung langsung kegiatan itu dengan mengikut sertakan kuda-kuda terlatih milik Pordasi Sulteng.

“Kuda-kuda itu terlatih untuk ditunggangi, dan memang dalam kegiatan kirab senjata tradisonal Guma terbesar di dunia itu, ada petugas berpakaian adat yang harus mengendarai kuda, sebagai pengawalan jalanya prosesi kirab senjata tradisonal Guma,” ujarnya.

“Dalam kegiatan kirab senjata tradisonal Guma terbesar di dunia yang dilaksanakan Korem 132/Tadulako itu, kami dari Pordasi Sulteng menyiapkan tiga ekor kuda terlatih untuk ditunggangi,” tambahnya.

Anjas juga mengatakan, pihak Pordasi Sulteng akan selalu siap kapan saja dibutuhkan oleh pemerintah terkait ataupun pihak TNI serta Polri untuk berpartisipasi pada kegiatan yang memajukan daerah, terlebih dalam bidang olah raga Berkuda.

“Pordasi Sulteng mendukung penuh kegiatan yang pastinya mengangkat nama Kota Palu, terkususnya Sulawesi Tengah, karena program kami Pordasi membangkitkan budaya, prestasi, wisata dan ekonomi,” tambahnya.

“Kami selalu siap membantu, terlebih dalam olarah raga berkuda.Pordasi hadir demi daerah untuk daerah,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas