Denny Taufan. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Denny Taufan menegaskan, kepada seluruh masyarakat di Kota Palu, agar jangan terlalu berlebihan bereuforia. Sebab kasus Covid-19 ini masih ada, meskipun angka kasusnya sudah tidak terlalu banyak seperti bulan-bulan sebelumnya.

“Dalam tatanan kehidupan baru ada disebutkan namanya new normal, jangan kita salah artikan bahwa kehidupan ini kembali normal seperti biasa, untuk tidak mengunakan masker. Yang dimaksud itu adalah yang harus diperbiasakan, misalnya masih tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menggunakan masker serta mengikuti vaksinasi,” jelas Denny, melalui ponselnya, Rabu, 10 November 2021.

Denny mengatakan, belum lama ini Dinkes Palu menyelenggarakan workshop membahas beberapa bidang kesehatan diantaranya tentang Covid-19. Kegiatan itu dalam rangka penataan kerjasama lintas lembaga termasuk Camat dan Lurah, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, yang di dalamnya adalah pengawasan new normal.

“Ada beberapa komitmen kita capai kemarin yang dirumuskan dalam sebuah berita acara pertemuan, yang kemudian nanti akan kita tindaklanjuti baik dari Perwali atau Surat Edaran dari Wali Kota, sehingga semua pihak akan menyikapi secara bersama-sama,” ungkapnya.

Kata Denny, Covid-19 ini bukanlah masalah Dinas Kesehatan sendiri, namun masalah semuanya. Olehnya itu dibutuhkan peran dan kewenangan dari OPD terkait untuk bersama-sama mengatasi masalah Covid-19 di Kota Palu.

“Kami berharap tokoh agama dan para tokoh masyarakat, serta Lurah, Camat, dan RT/RW untuk tetap mengkampanyekan kepada masyarakat, agar jangan lengah dari Prokes serta didorong masyarakat untuk mau divaksin, sehingga penyebaran kasus Covid-19 ini tidak masif. Memang untuk menata sebuah kehidupan baru dalam konteks new normal kita masih perlu penyesuaian,” ujarnya.

Kata Denny, saat angka Covid-19 melonjak beberapa waktu lalu, ketaatan masyarakat akan prokes dilakukan karena marasa takut, namun saat ini mungkin masyarakat anggap tidak ada virus, sehingga tidak menerapkan prokes ketat.

“Nah hal ini yang perlu disampaikan bahwa virus Covid ini masih ada, dan tetap akan menular kepada orang yang tidak menjaga Prokes serta imunnya rendah,” jelasnya.

“Saya kira pengetahuan masyarakat cukup tentang itu. Namun memang harus selalu diingatkan agar tetap disiplin dalam mematuhi peraturan pemerintah yang sudah ditetapkan yakni menjaga Prokes,” pungkasnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas