Rustam Efendi. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Donggala untuk umum sudah mencapai 50 persen. Hanya saja komunitas pelajar dan lansia masih rendah, karena itu perlu diintervensi untuk meningkatkan progres vaksinasi.

Sekretaris Satgas Covid Rustam Efendi menegaskan progres vaksinasi Covid-19 tidak dihitung berdasarkan akumulasi komunitas, tetapi dihitung berdasarkan penyebarannya.

“Saat ini Komunitas Pelajar dan Lansia masih rendah dalam pelaksanaan vaksinasi (saya lupa persentasenya). Dan ternyata menentukan progres vaksin berdasarkan penyebaran, bukan dihitung berdasarkan akumulasi komunitas,” katanya, Selasa sore 9 November 2021.

“Pemda melalui satuan tugas Covid berkomitmen akan mengintervensi vaksinasi pelajar melalui koordinasi Dinkes, dan dinas pendidikan selaku objek (pelajar) yang divaksin,” tambahnya.

“Kami sudah data Sekolah di wilayah Kabupaten Donggala, tinggal menunggu kesiapan Dinkes sebagai eksekutor dan dikjar bertanggung jawab terhadap kelompok sasaran (siswa), dan kita akan di-backup dua rumah sakit, RS Kabelota dan Pratama Tambu,” jelasnya.

Sementara itu juru bicara Satuan Tugas Vaksin, Akris Fatah menambahkan capaian vaksinasi di kabupaten Donggala terus meningkat.

“Berdasarkan data per tanggal 26 Oktober lalu, capaian vaksinasi Kabupaten Donggala berada di angka 41,44 persen. Kini, capaian vaksinasi itu meningkat menjadi 45 persen per tanggal 3 November, Data per 3 November, total capaian vaksinasi dosis 1 itu sudah 45 persen. Jumlah ini terus meningkat setiap hari. Rata-rata per hari sedikitnya seribu lebih masyarakat tervaksin,” sebut Akris saat ditemui di kantornya.

Sebelumnya, Gubernur Sulteng, H Rusdy Mastura sudah mewanti-wanti bupati dan wali kota di Sulteng untuk terus meningkatkan vaksinasi di wilayah masing-masing. Gubernur juga meminta agar pemimpin di daerah itu terus mengimbau masyarakatnya untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes).

Hal itu disampaikan Gubernur Rusdy saat melakukan live teleconference dengan para bupati dan wali kota, camat serta kepala-kepala desa se Sulawesi Tengah di acara launching Smart Village di Desa Pakuli, Kabupaten Sigi, Kamis, 4 November 2021.

Pada kesempatan itu Gubernur Rusdy sempat menanyakan langsung kepada kepala-kepala desa dan Camat terkait persentase penyebaran vaksin kepada masyarakat, termasuk perkembangan kasus Covid-19.

Gubernur menyampaikan hal tersebut mencermati adanya peningkatan penularan kasus Covid di provinsi lain. Gubernur berharap tidak terjadi lagi peningkatan kasus penularan Covid di Sulawesi Tengah. 

Gubernur Rusdy meminta dukungan seluruh masyarakat agar dalam melaksanakan aktivitas terus patuh terhadap prokes, selalu pakai masker, dan rajin mencuci tangan dan terus menjaga jarak.

“Saya mengajak masyarakat semuanya agar segera ikut divaksin. Target kita akhir tahun 2021 sudah dapat mencapai 70 persen masyarakat Sulawesi Tengah sudah divaksin,” kata gubernur.

“Mari kita terus terus menjaga kesehatan diri sendiri, menjaga keluarga dan menjaga kesehatan sesama. Bersama kita melawan Covid,” pungkasnya.

Reporter: Udin Salim – Tamsyir Ramli

Ayo tulis komentar cerdas