Ajenkris. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)

Palu, Metrosulawesi.id – Peraturan Walikota (Perwali) Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 15 Tahun 2021 tentang aturan tempat penjualan minuman beralkohol (minol) telah ditandatangani oleh Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid.

Hal itu diungkapkan oleh Usna, selaku Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkot Palu, bahwa Perwali tersebut sudah di tahap akhir.

“Sudah disetujui dan setahu saya sudah ditandatangani Pak Wali (Hadi) beberapa hari lalu itu,” ujar Usna lewat sambungan teleponnya, Jumat petang, 5 November 2021.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu selaku OPD terkait erat aturan itu terus menunggu lampiran teknis penjualan minol (minol) terbaru.

Karena menurut Kadis Disperindag Palu, Ajenkris, Perwali yang baru itu justru berpotensi menurunkan PAD Kota Palu.

“Jadi kendala sebenarnya ada dua persoalan sampai sekarang, yaitu banyak izin-izin itu belum keluar atau sudah mati (habis masa aktifnya). Yang kedua adalah PAD kita tidak masuk karena mereka tidak bisa membayar perpanjangan izin minol,” tutur saat jurnalis media ini beberapa waktu lalu.

Ketika dikaitkan dengan pernyataan terakhir Usna, Ajenkris belum menerima lampiran Perwali tersebut.

“Memang SK-nya sudah ditandatangani oleh Pak Wali, tinggal lampiran atau juknis (petunjuk teknis) yang sementara mereka ubah, khusus untuk toko modern (yang menjual minol),” ucapnya.

“Yang jelas tidak ada masalahnya (Perwali) itu, hanya Pak Wali persyaratkan khusus gerai modern macam swayalan seperti boleh menjual (minol) dengan syarat. Nah dengan syarat itu saya belum tahu. Semoga final sudah aturan itu agar penjual termasuk bar dan karaoke penyaji minol punya langkah ke depan atas status mereka,” tandas Ajenkris.

Reporter: Muhammad Faiz Syafar
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas