Kompol Sugeng Lestari. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kasus dugaan penipuan dalam penerimaan Bintara Polri tahun 2019 yang menyeret oknum anggota Polri Bripka Agus Salim, saat ini masih terus dalam penyidikan oleh penyidik Polda Sulteng.

Kasubdit Penmas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari yang ditemui di ruangannya, Senin 8 November 2021 kemarin mengungkapkan kalau kasus yang menyeret oknum Bripka Agus Salim,masih terus dalam penyidikan.

“Dia sudah ditahan, setelah ditetapkan tersangka,” ungkapnya.

Sugeng mengakui, laporan kasus dugaan penipuan penerimaan bintara Polri, yang diterima penyidik Polda Sulteng berjumlah tujuh laporan. Tiga diantaranya telah ditingkatkan ke tahap penyidikan, dimana telah menetapkan  Bripka Agus Salim sebagai tersangka.

“Terhadap semua laporan itu tentunya akan diproses,” kata Sugeng lagi.

Ditanya apakah dalam kasus itu, ada melibatkan oknum penjabat  Polda lainnya selain Bripka Agus Salim? Sugeng mengakui sejauh ini masih tersangka Bripka Agus Salim. Namun katanya jika ada oknum anggota Polri lain yang terlibat juga akan diproses dan ditindaki.

“Belum, tapi jika dalam prosesnya ada orang lain, juga akan ditindaki,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Bripka Agus Salim yang bertugas di Ditsabhara Polda Sulteng diduga terlibat kasus penipuan penerimaan Bintara Polri tahun 2019.

Kasus penipuan masuk Bintara Polri di Polda Sulteng ini terungkap ketika sejumlah orang tua calon siswa melapor  ke Polda Sulteng. Mereka melapor terkait aksi seorang oknum Polisi bertugas di Direktorat Samapta Polda Sulteng, telah melakukan serangkaian penipuan pengurusan masuk Bintara Polri dari tahun 2019-2020.

Belakangan diketahui para korban telah menyetor dana ratusan juta rupiah, hingga miliaran agar anaknya bisa diterima di institusi Polri. Dalam melakukan aksinya, Bripka Agus Salim memikat korban dengan menjanjikan para casis Bintara Polri untuk dapat lulus menjadi anggota Polri, dengan akal busuk mengurus administrasi dan lobi-lobi , Ia meminta sejumlah uang dengan nilai variatif, ditransfer bertahap ke rekening Agus Salim ataupun rekanannya.

Reporter: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas