Datu Pamusu Tombolotutu. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng kembali mengimbau masyarakat agar siaga terhadap potensi bencana banjir dan longsor. Ini menyusul keluarnya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Cuaca ekstrem memang tujuh provinsi, makanya harus tetap ada antisipasi dini dengan siaga penuh,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulteng, Datu Pamusu Tombolotutu, Senin 8 November 2021.

Datu mengatakan hampir semua wilayah Sulawesi Tengah sedang dilanda cuaca ekstrem. Saat yang sama, potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor hampir merata di kabupaten/kota se-Sulteng.

Wilayah yang kerap jadi langganan bencana banjir antara lain Parigi Moutong, Sigi, Poso, dan Tolitoli. Saat intesitas hujan meningkat hampir dipastikan sejumlah titik di landa banjir di daerah-daerah tersebut.

“Sekarang lagi tidak jelas cuaca, ekstrem, semoga juga tidak ada potensi la nina. Insyaallah, masyarakat tetap waspada dan tetap hati-hati,” ujarnya.

Diektahui, BMKG Pusat menyampaikan peringatan dini potensi hujan lebat yang berisiko menimbulkan banjir di sejumlah provinsi di Indonesia, termasuk Sulawesi Tengah dan beberapa daerah lainnya.

Prakiraan cuaca yang disiarkan di laman BMKG pada Senin, 8 November 2021, hujan lebat disertai angin kencang dan kilat dapat terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, dan Papua juga berpeluang menghadapi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.

Hujan dengan intensitas yang lebih ringan berpotensi terjadi di Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat. Sejumlah provinsi yang masuk kategori waspada banjir, termasuk Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku juga tergolong provinsi dalam kategori waspada banjir.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas