SANTAI DAN OLAHRAGA - Seribuan warga Kota Palu menghabiskan waktu berolahraga dan bersantai di Lapangan Vatulemo Kota Palu, Ahad 7 November 2021. (Foto: Ist)
  • Seribuan Warga Olahraga di Lapangan Vatulemo

Palu, Metrosulawesi.id – Warga Kota Palu mulai meramaikan tempat-tempat wisata pasca status pemberlakuan pembatasan masyarakat (PPKM) diturunkan. Ada seribuan warga kota memenuhi lapangan Vatulemo Kota Palu, untuk sekadar olahraga dan bersantai.

Pantauan Metrosulawesi pada Sabtu 6 November 2021, beberapa tempat seeperti taman kota dan tempat wisata pantai di Kampung Nelayan ramai dikunjungi warga. Mereka mengisi waktu liburan dengan bersantai sekaligus berolahraga.

“Sudah cukup lama juga tidak pernah ke sini (lapangan Vatulemo Kota Palu). Alhamdulillah lapangan Vatulemo ini sudah dibuka lagi untuk olahraga,” kata Masri Suaib, warga di BTN Lasoani yang datang ke Lapangan Vatulemo untuk berolahraga.

Masri tidak sendiri, dia membawa keluarga, istri dan dua anaknya. Sebelum pandemi Covid kurang lebih dua tahun lalu, Masri mengaku sering membawa keluarganya untuk berolahraga dan bersantai di Lapangan Vatulemo.

“Di sini kan lengkap. Setelah olahraga jalan santai, kita bisa menikmati kuliner,” katanya.

Warga Kelurahan Lasoani itu mengaku senang dengan mulai pulihnya kondisi saat ini.

“Semoga pandemi Covid ini segera berlalu, biar aktivitas kita bisa normal lagi,” ujarnya.

Sayangnya kata Arman, masih ada beberapa warga yang masih abai protokol kesehatan (prokes). Padahal katanya, meskipun kondisi pandemi Covidnya sudah menurun, disiplin terhada prokes harus tetap dilakukan.

Selain di Lapangan vatulemo, warga kota juga memadati tempat wisata di Pantai Kampung Nelayan. Di sini warga menghabiskan waktu dengan berenang di pinggir laut. Mereka yang datang ke sini, rata-rata ingin menikmati hangatnya air laut.

“Berenang di laut pada waktu pagi itu menyenangkan. Airnya hangat,” kata Arman Batubara.

Arman mengaku hampir setiap pekan pada pagi hari menghabiskan waktu berenang di pinggir laut. Arman mengaku berendam di air laut bisa menjadi terapi tersendiri buat tubuh.

Arman pun berharap kondisi pandemi Covid segera berakhir.

“Mudah-mudahan segera berlalu, biar aktivitas bisa normal lagi,” ujarnya.

Seperti diberitakan, kondisi seluruhb daerah di Sulteng sudah berhasil keluar dari zona orange atau zona dengan risiko sedang penularan dan penyebaran Covid-19.

“Selain itu dari 13 daerah, Kabupaten Banggai Laut berhasil menekan kasus aktif Covid-19 sehingga saat ini tidak ada lagi kasus aktif Covid-19 yang ditemukan di sana,” kata Juru Bicara Pusdatina Covid Sulteng, Adminan SH di Palu, Sabtu 6 November 2021.

Sementara itu tercatat kasus aktif Covid-19 di 12 daerah lainnya cukup rendah antara lain 31 orang di Kabupaten Parigi Moutong, 26 orang di Poso, 15 orang di Tolitoli, delapan orang di Morowali Utara, tujuh orang di Banggai.

Kemudian, lanjutnya, enam orang di Kota Palu dan Buol, empat orang di Sigi, tiga orang di Banggai Kepulauan, Donggala dan Morowali, satu orang di Tojo Una-Una.

“Secara kumulatif sudah 47.058 orang yang terpapar Covid-19, dan 45.350 orang di antaranya dinyatakan telah sembuh, 1.595 orang meninggal dunia, dan 113 orang saat ini masih menjalani karantina mandiri maupun di rumah sakit setempat,”ujarnya.

Adiman meminta masyarakat mendukung tim pengawas Dinas Kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.

Selain itu, warga diimbau tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19 secara ketat.

“Pencegahan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di Sulteng,” terangnya.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas