Fery Taula. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Seiring terus menurunnya angka penyebaran covid 19, diprediksi hingga akhir tahun 2021 okupansi atau tingkat hunian hotel dan restoran khususnya yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah akan mengalami kenaikan sebesar 80-90%.

Demikian hal tersebut diutarakan langsung oleh Ketua Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sulawesi Tengah, Fery Taula usai dihubungi Metrosulawesi melalui sambungan telepon, Minggu (7/11/2021).

Ia mengatakan kondisi ini mulai membaik sejak penurunan status level dua dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Ia berujar peningkatan okupansi dikarenakan ekonomi dan mobilitas masyarakat sudah kembali ada pelonggaran.

“Sekarang usaha perhotelan dan restoran sudah naik di atas 70 persen lebih dibandingkan saat PPKM level empat, yang hanya sekitaran 10 persen, dan pada penurunan level tiga ke dua terus merangkak naik kurang lebih dari 30 sampai 40 persen,” ujarnya.

Diungkapkan, peningkatan terlihat sejak pertengahan Agustus hingga Oktober usai pemberlakuan PPKM turun level dua di Sulteng khususnya Kota Palu. Dirinya pun berharap pelonggaran aktivitas bisa berkorelasi dengan okupansi atau pendapatan hotel dan restoran.

“PPKM level dua sangat berdampak pada aktivitas masyarakat, apalagi mulai ada pelonggaran. Saat ini dari instansi pemerintahan juga sudah banyak memesan ruangan untuk rapat dan kegiatan lainnya, ditambah pemesanan kamar hotel yang ikut naik,” katanya.

Selain itu, Fery juga meminta kepada seluruh pihak agar terlibat dalam memperhatikan penanganan maupun penerapan protokol kesehatan. Menurutnya, hal tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan buruk melonjaknya kembali penularan covid 19.

“Kita harus saling menjaga dan bersinergi dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19. Kami PHRI, selain menerapkan prokes 3M pastinya terus mendorong penerapan QRCode Peduli Lindungi karena aplikasi itu mengambil peran dalam pemulihan pariwisata,” tuturnya.

Sementara PHRI mengeluarkan surat himbauan kepada para anggota agar berkomitmen dalam menjalankan dan patuh pada protokol kesehatan covid 19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah hingga konsisten untuk menerapkan QRCode Peduli Lindungi.

“Himbauan yang kami tujukan kepada anggota PHRI dibuat agar situasi Pandemi COVID-19 yang saat ini sudah mulai terkendali tidak kembali memburuk seiring dengan semakin banyaknya pelonggaran kegiatan usaha dan kegiatan masyarakat secara umum,” imbuhnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas