SIDANG - Ketua Majelis Hakim, Ahmad Gazali SH (tengah) memimpin sidang CLS di PN Donggala, Kamis (4/11/2021). (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Sidang CLS 5 Warga Vs 25 Anggota DPRD Donggala

Donggala, Metrosulawesi.id – Sidang Citizen Lawsuit (CLS) atau gugatan masyarakat telah memasuki tahap pembuktian. Pada sidang yang digelar Kamis (4/11/2021), majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Donggala yang diketuai Ahmad Gazali SH dan dua hakim anggota Marzha Tweedo Dikky Paranugrah SH, Danang Prabowo Jati SH  kembali menyidangkan gugatan tersebut.

“Baik hari ini kita telah memasuki agenda pembuktian yang diajukan tergugat (25 anggota DPRD), kuasa hukum apakah telah menyiapkan alat bukti? karena seminggu lalu pihak penggugat (5 warga masyarakat) telah memasukan alat buktinya,” kata pimpinan sidang Ahmad Gazali SH.

Mendengar permintaan majelis hakim, kuasa hukum tergugat (25 anggota DPRD) Hamka Akib meminta waktu kepada majelis selama sepekan untuk memasukan alat bukti.

“Izin majelis, berdasarkan kesepakatan dalam sidang awal diberikan waktu selama dua kali agenda persidangan untuk memasukan alat bukti, untuk kami meminta sekali saja, dan minggu depan kami akan memasukan alat bukit,” sebut Hamka.

Ketua Majelis hakim Ahmad Gazali SH memenuhi permintaan kuasa hukum tergugat untuk memasukan bukti pada persidangan berikutnya.

“Baik sidang kita tunda, dan akan kita lanjutkan kamis pekan depan (11/11) dengan agenda penyampaian alat bukti tergugat,” tutur majelis.

Kuasa hukum tergugat Hamka Akib SH yang dimintai keterangan usai sidang mengatakan alasan belum dimasukkannya alat bukti dikarenakan masih ada tambahan yang akan dimasukkannya. “Alat bukti kami belum bisa kami masukan hari ini, karen masih ada tambahan,” singkatnya.

Sementara kuasa hukum penggugat Rafiq SHI mengatakan pihaknya telah memasukan sebanyak sembilan alat bukit ke majelis.

“Pada sidang sebelumnya kami penggugat telah memasukan sembilan alat bukti ke majelis, alat bukti tersebut dua diantaranya bukti dokumentasi (foto), dan sisanya bukti surat menyurat,” tuturnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas