Hj Vera Rompas Mastura. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Tengah, Hj Vera Rompas Mastura mendorong seluruh anggota PKK, baik di kabupaten maupun di kota agar membantu meningkatkan sebaran vaksin Covid di Sulteng.

“Berdasarkan data bahwa sebaran vaksin Sulawesi Tengah untuk dosis I masih mencapai 39,5 persen, dan untuk dosis II masih mencapai 22,2 persen. Karena itu saya mengharapkan dorongan dari seluruh anggota PKK agar cakupan penyebaran vaksin di Sulawesi Tengah dapat lebih tinggi,” katanya pada pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Pokja IV PKK Sulteng, di Palu, Selasa 2 November 2021.

Vera mengatakan, kegiatan tersebut menjadi perpanjangan tangan tim penggerak PKK untuk menggugah kesadaran masyarakat tentang peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Dan pada akhir pelatihan akan  dilaksanakan Simulasi atau peraktik lapangan ke beberapa kelurahan di Kota Palu, seperti ke Kurahan Birobuli Utara karena daerah ini tertinggi penularan Covid, dan beberapa kelurahan lainnya.

Hal senada juga dikemukakan Gubernur H Rusdy Mastura. Dia meminta kepada seluruh anggota PKK di daerah itu membantu pemerintah dalam peningkatan sebaran vaksin Covid kepada masyarakat.

Gubernur mengatakan, Pemprov Sulteng melalui Satgas Covid sudah melaksanakan penanganan yang sangat maksimal, sehingga saat ini penularan Covid di Sulawesi Tengah sangat rendah.

“Tetapi sebaran vaksin kepada masyarakat masih rendah, sehingga penetapan level PPKM beberapa kabupaten masih berada di Level 3,” kata gubernur.

Walaupun penularan Covid di daerah tersebut sudah sangat rendah bahkan tidak ada kasus untuk itu Gubernur meminta kepada anggota PKK untuk berperan membantu pemerintah dalam meningkatkan sebaran vaksin.

Selain menggenjot penyebaran vaksin Covid, Pemprov Sulteng juga memprioritaskan vaksinasi terhadap anak usia 12-17 tahun. Ini dilakukan sebagai upaya untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

“Vaksinasi terhadap anak ini menggunakan vaksin merek Sinovac dan Pfizer sesuai edaran resmi Kementerian Kesehatan RI,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulteng, dr Jumriani Yunus.

Pelaksanaan vaksinasi terhadap anak berlangsung di berbagai tempat, termasuk di sejumlah SMP dan SMA sederajat. Pusat pelaksanaan vaksinasi anak salah satunya di SMPN 1 Palu Jalan Jend. Gatot Subroto.

Kepala SMP Negeri 1 Palu, Hj Farida Batjo mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan vaksinasi terhada siswa yang sama sekali belum divaksin Covid.

“Ada 700 dari 1.000 siswa yang sudah divaksin Covid. Jadi masih tersisa 300-an. Ini yang harus dikejar agar bisa memenuhi target 95 persen,” katanya.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas