FOTO BERSAMA - Lembaga mandiri kesehatan jiwa asal Kota Palu, Sejenakhening.com foto bersama para pejabat OPD Kota Palu, selepas lokakarya tentang peningkatan kesehatan jiwa, Senin, 1 November 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)

Palu, Metrosulawesi.id – Upaya membangun ketangguhan kesehatan mental masyarakat Kota Palu terus dilakukan oleh Lembaga Sejenakhening.com yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Palu, atas dukungan Caritas Germany.

Sebagai provinsi dengan tingkat prevalensi gangguan mental emosi dan gangguan depresi tertinggi se-Indonesia dua periode berturut, tentu diperlukan langkah-langkah konkrit dalam upaya penurunan angka prevalensi tersebut.

Berdasarkan itu, Dinas Kesehatan Kota Palu sebagai sektor utama dalam upaya kesehatan jiwa (keswa), bersama dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) melakukan workshop pendampingan penyusunan program dan anggaran sekaitan dengan layanan keswa di Kota Palu yang didukung oleh Sejenakhening.com.

Direktur Sejenakhening.com, Yosua Aditya, dalam sambutannya mengatakan, kesehatan jiwa justru cenderung terabaikan, bahkan tidak dijadikan acuanuntuk penyusunan langkah strategis pembangunan kota Palu

“Termasuk dalam upaya pemulihan dan pengurusan risiko bencana. Berdasarkan keresahan inilah Sejenakhening.com yang didukung Caritas Germany sedang berupaya membangun sistem kesehatan mental yang terintegrasi dalam pembangunan Kota Palu,” ujarnya di lokakarya itu pada Senin, 1 November 2021.

Dia menambahkan, hal itu disesuaikan dengan misi Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, yakni mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh menghadapi perkembangan global, beradaptasi terhadap bencana dan pandemi Covid-19.

“Akan sulit mewujudkan sumber daya manusia Kota Palu yang tangguh tanpa mengimplementasikan upaya kesehatan jiwa lebih dulu dan awal,” pungkasnya.

Oleh karena itu, Sejenakhening.com sangat mendorong Pemkot Palu mewujudkan layanan kesehatan jiwa. Salah satunya adalah layanan kesehatan jiwa yang inovatif di Puskesmas yang saat ini sudah tersedia, Psikolog Klinis hadir di Puskesmas seperti di Sangurara dan Bulili.

Hadir dalam kesempatan sama, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ambo Tuwo, menyadari bahwa banyak persoalan-persoalan keswa yang terjadi di sekolah, baik itu dari tenaga pendidik maupun para siswa.

“Kenyataannya integrasi antara sekolah-sekolah dengan Puskesmas sekaitan dengan layanan kesehatan jiwa. Oleh karena itu, sangat penting layanan ini ada di Puskesmas dan sekolah-sekolah (agar) dapat dengan mudah mengaksesnya,” beber Ambo.

Selain itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Kesejahteraan Aparatur BKPSDMD, Fitri Mastura, juga siap mendukung ketersediaan SDM dalam hal ini tenaga Psikolog Klinis di Puskesmas.

Hasil akhir dari workshop ini adalah peningkatan pemahaman mengenai program-program dan alokasi anggaran apa saja yang diperlukan dalam rangka membangun kesehatan jiwa masyarakat Kota Palu dan mewujudkan misi walikota mengembangkan sumber daya manusia. Untuk mendukung upaya alokasi anggaran dan program kesehatan jiwa, para OPD yang hadir pada saat workshop sepakat akan melakukan diskusi bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota guna terwujudnya program ini di tahun 2022 hingga seterusnya.

Reporter: Muhammad Faiz Syafar
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas