LAPAK - Tampak salah satu lapak di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Talise, Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)
  • Diperuntukkan Bagi Penjual Stiker di Jalan RE Martadinata

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu membuka sayembara bagi masyarakat yang berkompeten mendesain konsep bangunan.

Sayembara itu diperuntukkan untuk mendesain lahan pedagang stiker dan macam-macam barang di pinggir Jalan RE Martadinata, Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur.

Kepala Dinas (Kadis) Perindag Palu, Ajenkris selaku mengatakan, contoh desain bangunan itu menyerap tema suku asli Lembah Palu yaitu Kaili.

“Mengangkat ciri khas Suku Kaili, atau tepatnya seperti desain Sou Raja (kediaman Raja Palu dulu kala),” ujar Ajenkris di kantornya, Selasa, 2 November 2021.

Ajenkris mengatakan, hadiah yang akan diberikan kepada pemenang sayembara itu berupa uang tunai sebesar Rp15 juta.

“Nominal itu sudah termasuk potongan pajak dan tim penilai. Bersihnya (hadiahnya untuk desainer sayembara) ya sekitar 13 juta lebih,” kata dia.

Ajenkris mengungkapkan, kompetisi itu dimulai 2-15 November 2021.

“Perihal teknis rinci atau prinsipalnya yang kurang jelas silakan konsultasi ke Disperindag Palu,” imbuh mantan Sekretaris DPRD Palu ini.

Kata dia, lomba desain itu bertujuan untuk penyeragaman para pedagang yang kini masih berjualan tepat di bibir Jalan Martadinata. Kata dia, Pemkot Palu nantinya hanya menyediakan lahan satu kawasan tepatnya berada di belakang lapak pedagang tersebut, namun biaya pembangunan ditanggung masing-masing pedagang.

“Kami sudah sediakan lahan dan desain, mereka (pedagang) yang tanggung pribadi biaya pembangunannya dengan ketentuan luas lahan masing-masing 2×3 meter,” pungkas Ajenkris.

Dari data Disperindag Palu, pedagang yang juga dikenal sebagai pedagang stiker dan kanebo itu berjumlah 28 lapak. Dengan adanya lomba ini diharapkan mampu merapikan dan menyeragamkan penjual itu agar Jalan Martadinata pun terlihat rapi dan terhindar dari kecelakaan lalu lintas.

Reporter: Muhammad Faiz Syafar
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas