Ir. H. Iskandar Nongtji, ST.,MM. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)
  • Fokus Tiga Kecamatan, Gandeng Bank Sulteng dan Gunanusa Eramandiri

Sigi, Metrosulawesi.id – Tiga kecamatan di Kabupaten Sigi akan menjadi fokus percepatan pengembang kacang tanah di wilayah itu. Tiga kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Sigi Biromaru, Dolo dan Sigi Kota.

Demikian dikatakan Ketua Tim Koordinasi Percepatan Pengembangan Kacang Tanah di Kabupaten Sigi, Ir. H. Iskandar Nongtji, ST.,MM kepada media ini di ruang kerjanya belum lama ini.

Ratusan hektar lahan tidur di tiga kecamatan akibat gempa 2018 silam itu, akan dimanfaatkan untuk percepatan pengembangan kacang tanah. 

“Untuk sementara secara kasat mata di Kecamatan Dolo dan Sigi Kota ada 195 hektar lahan tidur. Kemudian di Kecamtan Sigi Biromaru 125 hektar. Ini yang akan kita manfaatkan sebagai percepatan pengembangan kacang tanah di Kabupaten Sigi,” ungkapnya.

Diketahui juga, Bupati Sigi, Mohamad Irwan mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Sigi Nomor 521-314 Tahun 2021 tanggal 01 Oktober 2021 tentang Tim Koordinasi Percepatan Pengembangan Kacang Tanah di Kabupaten Sigi Tahun Anggaran 2021.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Sigi itu mengatakan, didua bulan terakhir ini pihaknya akan melakukan pertemuan dengan tiga kecamatan tersebut, dengan fokus mengetahui jumlah lahan dari pemilik lahan sampai menjelaskan bagaimana meningkatkan kualitas hasil tanaman kacang tanah tersebut.

“Kita akan mengundang pemilik lahan, perbankannya, perusahaan serta BPTP yang akan memberikan arahan terkait peningkatan kualitas tanaman tersebut,” jelasnya.

Diketahui, dalam pengembangan kacang tanah di Kabupaten Sigi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi bekerja sama dengan PT Bank Sulteng dan PT. Gunanusa Eramandiri.

Sebelumnya juga, atas kerjasama tersebut, sudah menghasilkan panen perdana kacang tanah di Desa Maranata, Kecamatan Sigi Kota beberapa waktu lalu.

Iskandar Nongtji mengatakan, dalam pengembangan kacang tanah tersebut, off taker, penyokong maupun pembelinya sudah jelas, oleh karena itu nantinya pengembangan kacang tanah juga akan dilakukan di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Sigi.

“Sebagai ketua tim percepatan ini, saya berinisiatif dalam artian untuk merangkum secara keseluruan lahan tidur yang tersedia di Kabupaten Sigi. Sementara sesuai arahan pak bupati, kita fokus dulu di tiga kecamatan. Artinya ini akan memberikan gambaran seperti apa pengambangan kacang tanah ini, kemudian kita akan tindak lanjuti di kecamatan dan desa-desa lain,” ujarnya.

“Dalam tim ini terdiri dari tiga komponen yaitu tim percepatan tersebut, camat, dan balai penyuluhan yang akan melakukan pendampingan,” katanya.

Selain itu lanjutnya, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulteng yang merupakan mitra pemerintah, dalam hal ini akan memberikan pendampingan terkait penyedian bibit-bibit unggul agar supaya daya siangnya juga bisa kompetitif.

H. Iskandar menambahkan, dalam percepatan pengembangan kacang tanah tersebut juga melibatkan Balai Wilayah Sungai yang akan menyediakan pompa-pompa air maupun sumur untuk menyirami tanaman itu.

“Hasil pembicaraan dengan balai wilayah sungai kemarin, itu akan ada pompa-pompa dan sumur untuk dikerahkan,” tutupnya.

Sebelumnya, Bupati Sigi, Mohamad Irwan berharap agar OPD yang terkait melakukan penguatan kelembagaan bersama perangkat daerah, para camat dan kepala desa untuk mengkoordinir para kelompok tani yang akan bergabung dalam program ini dan mendaftarkan ke BPTP.

Begitu pula dengan pemilik lahan yang akan ditanami kacang agar diatur sesuai dengan prosedur.  Selanjutnya para petani agar ditingkatkan sumber daya mereka dengan penyuluhan-penyuluhan sehingga hasil panen lebih baik dan meningkat. Dalam hal ini menjadi tanggung jawab dinas terkait dan dalam pengawasan tetap BPTP Sulawesi Tengah.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas