Gubernur H Rusdy Mastura berbincang dengan para pejabat BUMN dalam acara Penandatanganan SPJBTL MoU Pelanggan Tegangan Tinggi dengan total daya 2.270 MVA, di Kantor PLN di Jakarta, pekan lalu (29/10). (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura menyaksikan Penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) Memorandum Of Understanding (MoU) Pelanggan Tegangan Tinggi dengan total daya 2.270 MVA, di Kantor PLN di Jakarta, pekan lalu (29/10).

Total daya sebesar 2.270 MVA terbagi atas PJBTL sebesar 670 MVA, serta Memorandum of Understanding (MoU) sebesar 1.600 MVA, dan Berita Acara Energized sebesar 175 MVA.

PLN akan menyuplai total daya listrik itu dengan produk terbarunya yaitu Renewable Energy Certificate (REC). Di mana dalam 1 unit REC merepresentasikan 1 MWh Renewable Energy.

‘’Dengan demikian saya minta PLN fokus memberikan listrik yang handal tanpa henti dan pelanggan di Sulawesi Tengah,’’ kata Gubernur.

‘’Sehingga investor dapat fokus pada bisnisnya yang lebih produktif sehingga investasi di Sulawesi Tengah dapat berkembang dan tumbuh dengan baik atas dukungan PLN,’’ kata Gubernur.

Sementara itu, Bob Saril, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN menyampaikan PLN tetap berkomitmen untuk mencapai tenaga listrik melayani pelanggan kita secara handal.

‘’Ini menunjukkan bahwa kita siap secara infrastruktur untuk menyambut para investor baik di dalam maupun di luar negeri dengan kelimpahan dan pada sumber daya listrik,’’ katanya.

Terkait dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yang telah mencanangkan 35.000 MW, Bob Saril mengatakan sebagian besar sudah masuk di setiap sistem dan sub sistem baik yang besar maupun yang kecil.

‘’Jadi kita siap untuk melayani dan juga mendukung apa yang dinamakan dengan green energi dan juga melakukan transformasi dari PLN melayani dengan berbasis digital dengan sistem digitalisasi dan transformasi untuk mendukung salah satu program Presiden RI, bagaimana dengan kendaraan listrik berbasis baterai yang dikembangkan di Indonesia yang salah satu penunjangnya adalah industri hilirisasi PLN,’’ katanya.

Reporter: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas