Ridwan Mumu. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulteng, H Ridwan Mumu, mengungkapkan stok logistik bantuan sosial (bansos) untuk korban bencana di kantornya tengah menipis.

Namun demikian, kata Ridwan, Dinsos Provinsi Sulteng akan mendapat bantuan tambahan logistik bansos dari Kementerian Sosial RI melalui stok yang ada di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Stok kami lagi terbatas, tapi kami sudah bermohon kepada Kementerian Sosial. Kemensos sudah mengisntruksikan Dinsos Makassar mengirimkan stoknya ke Sulteng karena di sana banyak stok. Insyaallah, kedepan Dinas Sosial Provinsi Sulteng tidak akan kekurangan logistik untuk bencana,” ungkapnya, Jumat 29 Oktober 2021.

Ridwan mengatakan logistik yang mendesak butuh tambahan antara lain beras, mie instan, makanan siap saji, makanan dan perlengkapan bayi serta lansia. Kemudian selimut dan pakaian layak pakai.

Dinsos Provinsi Sulteng dikatakan telah menyalurkan bansos korban bencana untuk wilayah Tolitoli, baru-baru ini. Bantuan yang dikirim diantaranya beras, makanan, dan tenda untuk korban bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.

Kadinsos menyampaikan wilayah Sulawesi Tengah yang rawan bencana membutuhkan kesiapan stok logistik bansos. Tujuannya jika sewaktu-waktu terjadi bencana bisa langsung disalurkan kepada masyarakat.

Demikian pula Tim Tagana Dinsos Provinsi Sulteng yang selalu siap siaga memberikan pertolongan kepada korban bencana. Hal ini disebut sudah menjadi standar operasional prosedur.

“Kalau Tim Tagana memang mau tidak mau, suka tidak suka harus selalu siap,” ujar Ridwan.

Selain itu, Tim Tagana juga akan bergerak cepat mendirikan dapur umum di lokasi terjadinya bencana. Tim turun dengan peralatan lengkap untuk menunjang pertolongan dan penyelamatan korban bencana.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas