PENYERAHAN - Koordintor Subbagian Kepegawaian dan Hukum Kanwil Kemenag Provinsi Sulteng, Dr Djamil M. Nur, saat menyerahkan berita acara pelaksanaan uji kompetensi PPPK, kepada Kepala BKN Palu, belum lama ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Koordintor Subbagian Kepegawaian dan Hukum Kanwil Kemenag Provinsi Sulteng, Dr Djamil M. Nur mengimbau, kepada para pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), agar tidak percaya dengan oknum yang menjanjikan lulus dalam seleksi ujian kompetensi PPPK.

“Saya tegaskan kepada pelamar, agar tidak mempercayai apabila ada oknum yang menjanjikan kelulusan seleksi PPPK, dengan menyerahkan sejumlah uang atau apapun. Karena kelulusan ditentukan kemampuan peserta masing masing,” tegas Djamil, usai menyerahkan berita acara pelaksanaan ujian kompetensi PPPK kepada Kepala UPT BKN Palu, belum lama ini.

Menurut Djamil, sejauh ini pelaksanaan ujian kompetensi PPPK masih berjalan dengan aman, lancar, dan sukses tanpa ada kendala.

“Dalam tahapan seleksi PPPK dilakukan dengan transparan serta jauh dari kecurangan. Jadi, kelulusan pelamar ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi peserta itu sendiri,” ujarnya.

Djamil mengatakan, pelaksanaan seleksi ini diikuti sebanyak 92 peserta, dan sudah berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenag Sulteng telah selesai. Namun hasilnya masih secara kasat mata, untuk hasil secara data belum dapat diketahui, karena datanya masih di BKN.

“Nanti data dari BKN itu akan turun ke Kemenag, kemudian akan dihitung siapa-siapa lolos passing grade bahkan perangkingan. Jadi jika di Kemenag itu sekitar 17 formasi, maka yang akan menuju Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebanyak 51 orang, baik yang lolos passing grade maupun perangkingan, mereka ini akan diumumkan secara resmi oleh Biro Kepegawaian Kemenag RI,” jelas Djamil.

Djamil mengaku, pengumuman yang lolos passing grade dan perangkingan belum diketahui kapan, yang jelas nanti akan bersamaan dengan jadwal pelaksanaan SKB.

“Kalau secara kasat mata yang paling tinggi memperoleh passing grade itu sebanyak 431 atas nama Muhammad Rizaly. Yang pasti passing grade sudah pasti para peserta SKD sudah mengetahui, tetapi yang masuk rangking itu yang belum ketahuan. Maka saat ini kami sementara menunggu dari Biro Kepegawaian untuk umumkan secara resmi,” ujarnya.

Tetapi kata Djamil, bagi peserta yang sudah merasa lolos passing grade, maka siap-siap lagi untuk ikuti SKB. Peserta yang lolos harus mempersiapkan kemampuannya, misalnya mengambil formasi penghuluan. Maka tentunya kuasi tentang ilmu penghulu harus dikuasai, tetapi kalau ambil formasi pranata komputer berarti kemampuan komputernya.

“Selain itu juga nanti ada wawancara, bahkan kemampuan baca tulis Al-Quran juga diseleksi, termasuk juga afliasi-afliasi dari organisasi bahkan ada tulisan di media sosialnya, nanti akan dilihat pada SKB nanti. Jadi itu sangat penting, karena biasanya peserta yang tinggi nilainya di SKD, tetapi di SKB nilainya melorot jauh dibandingkan teman-teman lainnya,” ungkapnya.

Padahal kata Djamil, SKD merupakan proses penilaian, SKB juga demikian. Semua harus maksimal nilainya, jika semua itu bagus maka dipastikan sudah lolos masuk sebagai PNS Kemenag provinsi Sulteng.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas