SKETSA - Tombolotutu. (Sumber: FKIP Untad)

Palu, Metrosulawesi.id – Penantian panjang Sulawesi Tengah ingin mempunyai Pahlawan Nasional kini terwujud. Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng, H Ridwan Mumu, mengungkapkan Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Kepres penetapan Tombolotutu sebagai Pahlawan Nasional pertama dari Sulawesi Tengah.

“Saya atas nama Dinas Sosial Provinsi Sulteng mengucapkan syukur kepada Allah SWT karena tahun ini Tombolotutu bisa menjadi Pahlawan Nasional yang pertama untuk Sulawesi Tengah. Nanti saya juga akan melapor kepada Bapak Gubernur terkait hal ini,” ungkap Ridwan, Jumat, 29 Oktober 2021.

Dijelaskan, penyerahan Keputusan Presiden (Kepres) penetapan Tombolotutu sebagai Pahlawan Nasional akan berlangsung di Istana Bogor pada 10 November mendatang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

“Bapak Presiden akan menyerahkan SK Tombolotutu sebagai Pahlawan Nasional kepada Bapak Gubernur. Selanjutnya Bapak Gubernur akan menyerahkan langsung kepada ahli waris atau keluarga,” jelas Ridwan.

Ridwan mengatakan usaha mengusulkan Tombolotutu untuk menjadi Pahlawan Nasional tak semudah membalikkan tangan. Pengusulannya telah dilakukan beberapa kali melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng yang sudah silih berganti.

“Ini sudah penuh perjuangan. Pengusulannya sudah dimulai sebelum saya menjadi kepala dinas sosial. Dan setelah saya menjabat tiga tahun, nanti tahun ke tiga baru tembus Tombolotutu menjadi Pahlawan Nasional,” ujarnya.

Ridwan menambahkan perjuangan mengusulkan Tombolotutu menjadi Pahlawan Nasional juga tidak terlepas dari dukungan penuh pihak keluarga dan masyarakat. Olehnya diucapkan terima kasih atas atensi dan partisipasi kepada pihak-pihak yang terlibat.

“Akhirnya penantian Sulawesi Tengah berbuah hasil pada 10 November 2021 nanti,” tandas Ridwan.

Sebelumnya Ridwan mengungkapkan pengusulan Tombolotutu menjadi Pahlawan Nasional tinggal menunggu persetujuan Presiden Joko Widodo.

“Sekarang prosesnya sudah sampai ke tingkat Presiden. Sekarang sudah di meja Presiden,” ungkapnya, Senin 11 Oktober 2021.

“Tinggal menunggu apakah Presiden acc atau tidak, kita berdoa sama-sama,” tambah Ridwan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas