BERWISATA - Warga menikmati suasana Anjungan Gonenggati Donggala. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Target Rp100 Juta dari 4 Objek Wisata

Donggala, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Donggala, Johan mengungkapkan, Rippda (rencana induk pengembangan pariwisata daerah) masih perlu diperbaharui.

“Rippda kita perlu direvisi, saya tidak berani menaikan PAD wisata, 100 saja per tahun,” kata Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Donggala, Johan, di kantor DPRD Donggala, Rabu 27 Oktober 2021.

“PAD 100 juta itu kami peroleh dari 4 objek wisata, Tanjung Karang Natural Cottage, Boneoge 3 cottage, Pusat Laut, dan Pasanggrahan. Kalau permintaan komisi II  menaikan PAD 200 juta per tahun kami tidak sanggup,” sebutnya lagi.

Johan. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Johan menjelaskan, potensi wisata Donggala sangat menjanjikan jika ada sinergitas sesama OPD. Hal ini penting sebab mengurus wisata tidak selamanya tanggung jawab dinas pariwisata. Contohnya akses jalan ke obyek wisata harusnya dinas PU yang mengurusnya bukan dinas pariwisata, begitu juga dengan parkiran dan lampu penerangan di obyek wisata.

“Selama ini selalu Dinas Pariwisata diserang kalau ada objek wisata bermasalah dengan jalan. Kan ada PU yang mengurusnya. Contoh berikut pintu masuk Tanjung Karang sudah 3 tahun tidak dijaga mana Satpol PP. Parkiran di Tanjung Karang ada pengunjung mengeluh bayar 25ribu pertanyaannya mana Dishub? Jadi urus wisata itu bukan hanya dibebankan ke kami, harus ada sinergitas jika ingin mewujudkan Donggala menjadi kota wisata,” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Donggala, Mahmud Pettahawi mengatakan, Dinas Pariwisata harus ditempati orang yang potensial bukan hanya menempatkan saja tanpa melihat latar belakangnya.

“Ini juga sudah kalau Pemda suka bamutasi-mutasi, akibatnya Dinas Pariwisata  tidak berani naikan PAD. Bikin habis APBD saja minta tambah anggaran terus. Terakhir habis studi banding tidak ada hasil. Bagian perencanaan Dinas Pariwisata saja sudah setahun kosong. Kami siap tambah anggaran Dinas Pariwisata hingga miliaran, kalau mereka naikkan PAD-nya,” tegasnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas