KENANG JASA AYAH - Salah seorang wisudawan membawa foto alhamarhum ayahnya. Hal ini dilakukan sebagai penghormatan atas jasa-jasa orangtua. Rektor Prof Mahfudz secara khusus menyempatkan diri foto bersama dalam rangkaian pekan wisuda hari terakhir di Lapangan Upacara Untad, Kamis 28 Oktober 2021. (Foto: Humas Untad)

Palu, Metrosulawesi.id – Pekan wisuda Universitas Tadulako (Untad) berakhir pada Kamis 28 Oktober 2021. Wisuda hari terakhir sesi pagi wisudawan Fakultas Teknik dan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Sesi siang, Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan Perikanan atau Fapetkan.

Rektor Untad, Prof Dr Ir Mahfudz MP, menyampaikan ada 4.872 wisudawan yang mengikuti pekan wisuda offline (tatap muka) yang dimulai sejak Senin 25 Oktober 2021 di Lapangan Upacara Untad.

“Alhamdulillah, sampai hari terakhir pelaksanaan wisuda berjalan lancar, aman, dan terkendali. Terima kasih kepada panitia yang betul-betul melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab,” ucap Prof Mahfudz.

Wisuda hari juga turut dihadiri Ketua Senat Untad, Prof Dr Ir Muh Basir Cyio SE MS, dan jajaran anggota Senat. Masing-masing wisudawan tampak didampingi pendamping yang ditempatkan di sisi kanan dan kiri tenda.

Prof Mahfudz mengharapkan agar para wisudawan tak lagi selalu berpikir ingin menjadi aparatur sipil negara. Pola pikir demikian menurutnya sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman.

Olehnya Rektor memacu wisudawan agar membuka lapangan kerja dengan masing-masing potensi yang dimiliki. Diyakini, kualitas lulusan Universitas Tadulako mampu berkompetisi dan bersaing.

“Silakan sekarang berubah mindset (pola pikir) bahwa saya akan mencoba membuka lapangan pekerjaan atau mendapat pekerjaan sendiri untuk menghidupi keluarga, termasuk balas jasa kepada orangtua,” ujar Rektor.

Mewakili jajaran pimpinan Untad, Prof Mahfudz, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada orangtua yang telah mempercayakan pendidikan kepada kampus Universitas Tadulako.

“Selamat kepada ananda semua, kami lepas kalian dengan penuh harap dan iringan doa kepada anak ku semua. Semoga kalian semua bisa melakukan yang terbaik di tengah-tengah masyarakat,” tandas Prof Mahfudz.

Dalam prosesi wisuda, tampak salah seorang wisudawan membawa foto alhamarhum ayahnya. Hal ini dilakukan sebagai penghormatan atas jasa-jasa orangtua. Rektor Prof Mahfudz secara khusus menyempatkan diri foto bersama.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas