Aktivitas pelayanan operasional di kantor BNI Cabang Palu tepatnya Jalan Sultan Hasanuddin. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Cabang Palu hingga kini telah menyalurkan sebanyak Rp203,8 miliar dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kami memilih tetap fokus pada kredit untuk UMKM selama adanya Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2021,” kata Pimpinan PT BNI Cabang Palu, Sutarno usai dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (28/10/2021).

Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan imbauan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan instruksi Presiden Jokowi yang meminta agar segera dilakukan penyaluran KUR untuk langkah pemulihan ekonomi nasional yang ada di daerah.

“Salah satunya bentuk penyaluran KUR BNI adalah menjaring pendekatan pada berbagai komunitas, sektor perikanan, perkebunan, pertanian yang ada di wilayah kerja kami,” sebutnya.

Sutarno mengatakan selama BIK 2021 berlangsung, pihak BNI Cabang Palu hingga saat ini juga terlibat aktif dalam melakukan sosialisasi produk maupun jasa kepada masyarakat. Di mana ada tiga tahapan yang menjadi prioritas BNI.

“Yang pertama, sosialisasi tentang penerapan Transaksi Non Tunai (TOT), pada seluruh Officer Development Program (ODP) Pemerintah Kota (Pemkot) Palu khususnya di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ” katanya.

Lanjut dia, kemudian kedua ialah sosialisasi tentang transakasi  pembayaran non tunai melalui Quick Response Indonesian Standars (QRIS) dan Agen46 (laku pandai) tepatnya di Dinas Koperasi dan UMKM Sigi.

“Terakhir, adalah sosialisasi tentang Agen46 hingga permodalan kredit usaha rakyat (KUR) yang bertempat di hotel Best Westren dan Cafe Ansor,” tuturnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas