Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Dr Hj Nilam Sari Lawira bersama Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah Mohammad Arus Abdul Karim menerima kunjungan Kepala BNNP Sulawesi Tengah, Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah dan Dir Intel Polda Sulawesi Tengah, Selasa 26 Oktober 2021. (Foto: Humpro DPRD Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr Hj Nilam Sari Lawira menerima kunjungan Kepala BNNP Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Monans Situmorang, Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah Muefri dan Dir Intel Polda Sulawesi Tenah Kombes Pol Ronalzy Agus, Selasa 26 Oktober 2021.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat ketua DPRD tersebut, tiga perwakilan lembaga yudikatif itu meminta kepada DPRD untuk membuat perda inisiatif terkait pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Dalam pertemuan itu terungkap, jika penjara tidak memberikan efek jera bagi pemakai dan pencandu narkoba. Karena itu, lembaga yudikatif tersebut mengusulkan kepada pemerintah daerah dan DPRD Sulawesi Tengah dapat menyediakan tempat rehabilitasi bagi pemakai dan pecandu narkoba.

Berdasarkan data milik BNN, Pengadilan Tinggi dan kepolisian, Sulawesi Tengah berada diperingkat empat nasional pengguna dan pecandu narkoba. Karena dukungan sarana rehabilitasi sangat dibutuhkan dalam menekan angka pengguna dan pecandu narkoba.

Di hadapan ketua DPRD, kepala BNN mengingatkan jika dalam pencegahan peredaran narkoba dengan cara sosialisasi tentang bahaya narkoba, perlu keterlibatan OPD terkait, itu sesuai Inpres No.2 tahun 2020, dimana ditekankan seluruh pemerintah daerah porvinsi, kabupan dan kota wajib melaksanakan aksi nasional pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Adapun yang menjadi Pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah terkait masalah Balai Rehap, Pencegahan peredaran narkoba dengan cara sosialisasi tentang Bahaya Narkoba, dan melibatkan OPD terkait sesuai dengan Inpres nomor 2 tahun 2020 bahwa seluruh Pemerintah daerah Provinsi Kota dan Kabupaten Wajib Melaksanakan aksi nasional pencegahan dan pemberantasan Narkoba.

Melihat fakta yang dipaparkan tersebut, Nilam Sari Lawira menyatakan mendukung dan mengapresiasi setiap usulan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

“Segera ditindak lanjuti pembuatan Perda Inisiatif tentang pemberantasan dan penyalagunaan Narkoba,” tutur Nilam Sari.

Dalam pertemuan tersebut, Nilam Sari Lawiara turut didampingi Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Mohammad Arus Abdul Karim, Ketua Bapemperda DPRD Sulawesi Tengah, Hasan Patongai dan Kepala Bagian Persidangan Dan Risalah, Wahid Irawan.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas