RUANGAN COVID - Plt Direktur RSU Antapura Palu, drg Herry Mulyadi, saat menunjukan ruangan isolasi cadangan yang kembali digunakan, Jumat, 25 Juni 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Moh. Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id Kabar gembira bagi warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang melakukan swab test PCR. Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Anutapura Palu, akhirnya mengumumkan harga test PCR sebsar Rp. 300 ribu. Aturan ini berlaku Kamis 28 Oktober 2021.

Direktur Rumah Sakit Umum Anutapura Palu, drg Herry Mulyadi, mengungkapkan keputusan menurunkan harga RT-PCR dari harga sebelumnya, setelah pihaknya menerima Surat ederan dari  Menteri Kesehatan (Permenkes) RI.

‘’Alhamdulillah, suerat edarannya dari Kemenkes RI  sudah ada, Insya Allah, mulai besok (Kamis 28/10/2021), tarif RT-PCR di rumah sakit Anutapura Palu berdasarkan Permenkes RI yakni sebesar Rp. 300 ribu,’’ ujar Herry Mulyadi kepada Metrosulawesi.id, Rabu malam.

Dikatakan Herry Mulyadi, Surat Edaran Kemenkes RI  Nomor H: 02.02/I/384 /2021, tentang batas tariff tertinggi pemeriksan Reverse Transcription Polymerage Chain Reaction (RT-PRC), mengintruksikan  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten dan Kota, serta Kepala/Direktur Rumah Sakit, agar memperhatikan batas tarif RT-PCR

‘’Untuk Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp. 275.000, sedangkan di luar Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp. 300 ribu. Jadi, untuk di RSUD Anutapura Palu tarifnya Rp. 300 ribu,’’ jelas Herry Mulyadi.

Sebelumnya,  RSUD Anutapura Palu masih memberlakukan tarif lama tes PCR yaitu Rp.525 ribu. Tarif tersebut berlaku umum baik kepada pegawai maupun masyarakat yang melakukan tes PCR di RSUD  Anutapura.

Dijelaskan Heru Mulyadi, RSUD  Anutapura Palu sendiri masih menerima ratusan permohonan tes PCR setiap hari. Sebagian besar pemohon merupakan pegawai ASN dan pejabat yang ingin melakukan perjalanan dinas.

“Ini hari saja hampir 150 orang pegawai, DPRD provinsi, dan kota, ada urusan dinas,” ujar Herry. (*/is)

Ayo tulis komentar cerdas