TAHAP II - Terasangka pembunuhan yang berinial AH alias Anis alias Abah (duduk), di dampingi Kasubnit 4 Krimum Polres Palu Bripka I Gusti Ngurah Juniarta, saat proses tahap II, secara daring, Selasa 26 Oktober 2021. (Foto: Istimewa)
  • Penyidik Polres Palu Serahkan Tersangka dan Babuk ke Penuntut Umum

Palu, Metrosulawesi.id – Kasus pembunuhan wanita berinisial NH, yang mayatnya ditemukan di Jalan Cumi-cumi, wilayah Taman Ria, Kota Palu, pada 28 Mei 2021 lalu, dengan tersangka Anis Hubaib alias Abah (54), segera disidangkan.

Karena, penyidik Subnit 4 Kriminal Umum, Sat Reskrim Polres Palu telah melaksanakan tahap II, penyerahan tersangka beserta barang bukti (Babuk) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu, Selasa, 26 Oktober 2021. Pelaksanaan tahap II itu dilakukan, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21).

Kapolres Palu, AKBP Bayu Indra Wiguno, melalui Paur Subbag Humas Polres Palu Aipda I Kadek Aruna, kepada wartawan Metrosulawesi menjelaskan penyerahan tahap II, tidak dilaksanakan langsung di kantor Kejari Palu, tetapi dilakukan secara virtual.

“Proses tahap dua dilaksanakan melalui online saja, dikarenakan masih dalam suasan pendemi COVID-19. Penyerahan tersangka dan babuk diterima secara virtual oleh Jaksa Dwi Eko Raharjo, SH, diserahkan penyidik Subnit 4 Krimum Polres Palu, Bripka I Gusti Ngurah Juniarta,” ungkapnya kepada Metrosulawesi, Selasa, 26 Oktober 2021.

Plh Kasipidum Kejari Palu, Desianty SH. (Foto: Istimewa)

Pantauan wartawan Metrosulawesi, terlihat dalam pelaksanaan tahap II terdakwa Anis Hubaib menggunakan baju tahanan warna biru dan kopiah putih. Dia dikawal penyidik Subnit 4 Krimum Polres Palu, Bripka  I Gusti Ngurah Juniarta.

Ditanya mengenai ancaman pasal yang dijeratkan, Kasubnit 4 Krimum Polres Palu Bripka I Gusti Ngurah Juniarta, mengatakan terhadap perbuatannya, Anis Hubaib alias Abah yang kini berstatus terdakwa diancam pasal 340 KUHP, tentang tindak pembunuhan berencana.

“Ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara,” ujarnya.

Sementara itu, Kajari Palu, Hartawi SH, melalui Pelaksana Harian (Plh) Kasipidum Kejari Palu, Desianty SH, juga membenarkan telah dilaksanakannya tahap II kasus pembunuhan di taman ria tersebut. “Pelaksanaan tahap II atau penyerahan tersangka dan barang buktinya dilaksanakan sekitar pukul 10.00 wita. Dari tersangka kini pelakunya berstatus terdakwa,” ungkap Desianty kepada Metrosulawesi.

Diuraikan Desianty, adapun babuk yang diterima dari penyidik diantaranya 1 Sepeda motor merek yamaha, 2 unit HP berbeda merk, 1 unit notebook, 2 lembar jilbab beda warna, 1 buah mukena, dan sejumlah baju kaos berbagai merk, kemudian celana dalam, daster dan celana pendek, sarung dan tidak luput satu buah kapak berwarna merah.

“Terdakwa tetap ditahan, dan kini berstatus tahanan JPU, untuk masa penahanan pertama selama 20 hari ke depan. Hanya saja terdakwa masih dititip di Rutan Polres Palu,”  terang Desianty.

Ditanya kapan berkas perkara dan surat dakwaan terdakwa dilimpah ke Pengadilan untuk disidangkan, kata Desianty secepatnya.

“Tentunya sebelum masa penahanan pertama selama 20 hari dari penuntut umum habis, berkasnya sudah akan kita limpahkan ke PN Palu. Karena penuntut umum juga tinggal menyempurnakan surat dakwaan,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi – Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas