BANTUAN RUMAH - Karo SDM Polda Sulteng, Kombes Pol Mahedi Surindra, saat meletakkan batu pertama pembangunan rumah warga tidak mampu, di kelurahan Talise, Senin 26 Oktober 2021. (Foto: Dok Humas Polda)
  • Polda Sulteng Bangun Rumah Layak Huni bagi Warga Miskin

Palu, Metrosulawesi.id – Setelah bertahun-tahun keluarga Hasmiah (63), seorang janda dengan satu anak beserta cucunya, tinggal di bekas kandang kambing, di wilayah kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, akhirnya dapat memiliki rumah layak huni.

Bantuan pembangunan rumah layak huni itu diprakarsai oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sulteng, sebagai wujud kepedulian Polda Sulteng kepada masyarakat yang kurang mampu.

Karo SDM Polda Sulteng, Kombes Pol Mahedi Surindra, dalam keterangannya, Senin 25 Oktober 2021, usai peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni itu menjelaskan, pihaknya menyediakan bahan-bahan bangunan, sedangkan pekerjaannya dilakukan bersama warga sekitar yang akan dikoordinir oleh Bhabinkamtibmas, Lurah dan Babinsa setempat.

“Untuk pengerjaannya dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat sekitar agar kembali menumbuhkan tradisi gotong royong,” ucapnya.

“Untuk target pembangunan rumah itu sekitar dua minggu hingga satu bulan,” tambahnya.

Mahedi juga mengatakan, untuk sumber dana yang digunakan dari hasil Gerakan Seribu Rupiah, dari kotak amal personel Polda Sulteng.

“Semoga nantinya Ibu Hasniah beserta anak cucunya bisa nyaman di hunian yang lebih layak,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Camat Mantikulore, Dwi Yanoeardi, kepada wartawan Metrosulawesi, melalui telepon, Selasa 26 Oktober 2021, menyampaikan terima kasih kepada Polda Sulteng, khususnya Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Sulteng, atas bentuan pembanguan rumah buat warga tidak mampu, yang berada di kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore.

Menurut Dwi, Hasmiah memang layak mendapatkan bantuan pembangunan rumah layak huni, dikarenakan Hasmiah yang pekerjaan sehari harinya sebagai pengumpul barang bekas, tinggal dibekas kandang kambing, dan kehidupan keseharaianya sangat memperihatinkan.

“Bagi saya itu bukan bedah rumah, melainkan membangunkan rumah bagi Ibu Hasmiah, terima kasih atas bantuanya,” ucapnya.

“Pembangunan rumah itu juga kembali memupuk dan menumbuhkan tradisi gotong royong sesam warga dan pemerintah, TNI serta Polri, karena pembanunan rumah itu dilaksanakan dengan cara gotong royong,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas