TINJAU - Anggota DPRD Tolitoli meninjau lokasi proyek rehabilitasi DI Kolondom di Kecamatan Galang. (Foto: Istimewa)

Tolitoli, Metrosulawesi.id – Bangunan Daerah Irigasi ( DI) di Kecamatan Galang yang rusak akibat banjir bandang beberapa tahun silam, kini diperbaiki.

Pemerintah Daerah melakukan perbaikan kembali reruntuhan bangunan irigasi di beberapa titik akibat hantaman banjir luapan air dari bendungan sungai yang ada daerah Kolondom.

Memasuki akhir tahun 2021 Dinas Cipta karya Dan Sumber daya Air Provinsi Sulawesi Tengah, melalui Bidang Irigasi dan Rawa menggelontorkan anggaran untuk proyek rehabilitasi DI Kolondom Kecamatan Galang sebanyak Rp800juta.

Dana tersebut bersumber dari dana alokasi umum ( DAU) dan dikerjakan oleh kontraktor asal kota Palu dengan memakai perusahaan CV Pelangi.

Ditemui di lokasi kerja, Aling yang dipercayaka pihak perusahan untuk melakukan  pengawasan pekerjaan di lapangan Rabu (20/10/2021) mengatakan secara keseluruhan panjang rehabilitasi pekerjaan DI Kolondom yang dikerja perusahaan hanya 1 kilometer.

Dikatakan realisasi pekerjaan hingga kini progresnya baru 63 persen sementara batas waktu berakhirnya kontrak kerja sampai Desember 2021.

Pihaknya berupaya menyelesaikan pekerjaan hanya sampai November, mengingat pada bulan itu hampir semua petani telah bersiap untuk turun ke sawah melakukan penanaman padi.

Aling menambahkan dari panjang saluran irigasi yang direhabilitasi ada sekitar 300 meter yang dibongkar total (pasangan baru) sementara sisanya dilakukan secara spot (dilakukan penambalan) di beberapa titik.

Selain itu diakui jika pihaknya juga masih menggunakan sebagian material dari reruntuhan saluran irigasi lama seperti batu dan hal itu sesuai dalam kontrak kerja yang ada, ungkapnya.

“Memang ada sebagian material saluran irigasi yang lama kami gunakan untuk pekerjaan rehabilitasi tahun ini dan itu tidak menjadi soal,”jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Tolitoli Komisi C H Muslimin mengatakan proyek pekerjaan  fisik apapun yang masuk ke dapilnya akan terus di control.

Dia juga berharap agar kontraktor yang mengerjakan proyek rehab DI Kolondom harus menjaga kualitas pekerjaan karena bangunan itu di gunakan untuk keperluan orang banyak khususnya petani di Kecamatan Galang. Pantauan media ini tampak proyek rehabilitasi DI Kolondom Kecamatan Galang terus dikebut penyelesaiannya mengingat petani akan turun bercocok tanam pada November 2021 dan sudah pasti memerlukan aliran air yang banyak.

Reporter: Aco Amir
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas