FOTO BERSAMA - Pengurus Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sulawesi Tengah foto bersama Gubernur H Rusdy Mastura di ruang kerja gubernur, Kamis 21 Oktober 2021. (Foto: Admin Pimpinan)
  • Gubernur: Vaksinasi di Beberapa Kabupaten Masih Rendah

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulteng, H Rusdy Mastura mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid di beberapa kabupaten di Sulteng masih rendah, dibandingkan daerah lain. Di antaranya, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Tojo Unauna dan Kabupaten Sigi.

Hal itu disampaikan gubernur saat menerima rombongan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sulawesi Tengah, yang diketuai Dr. dr. Ketut Suarayasa M.Kes di ruang kerja gubernur, Kamis 21 Oktober 2021.

Oleh karena itu lanjut gubernur, pihaknya akan meminjamkan mobil vaksinasi agar program pemerintah tersebut dapat segera teratasi.
Di hadapan para dokter itu, orang nomor satu di Pemprov Sulawesi Tengah itu juga mengakui pernah terpapar Covid-19.

“Tetapi karena telah divaksinasi, saya tidak memiliki efek yang berat. Cuma gejala ringan biasa,” katanya.

Ketut Suarayasa mengatakan, PDUI Sulteng akan terus berkontribusi dalam membantu kegiatan vaksinasi Covid di Sulteng.

“Rencananya pada hari kesehatan nasional akan melaksanakan gebyar vaksinasi Covid,” kata Ketut di hadapan gubernur.

Selain melaporkan kegiatan itu, Ketut juga mengatakan, di tahun ke-12 PDUI kembali akan melaksanakan seminar ilmiah dan workshop profesional general practitioners exhibition and training (PGP Extra) atau pertemuan ilmiah tahunan dari seluruh dokter umum di Sulteng. Karena kondisi pandemi katanya, maka PGP Extra akan dilaksanakan secara virtual pada tanggal 30-31 Oktober 2021.

Gubernur diharapkan dapat memberikan sambutan sekaligus menyemangati seluruh anggota PDUI yang merupakan garda terdepan dalam situasi pandemik, beberapa diantaranya dinyatakan telah terpapar virus Corona covid-19.

Berdasarkan data tahun 2020, sebanyak 705 orang dokter umum tersebar di 280 sarana kesehatan di seluruh kabupaten/kota di Sulteng, baik itu yang ada di Puskesmas dan Rumah Sakit.

Gubernur menyambut hangat kedatangan rombongan pengurus PDUI Sulawesi Tengah dan memberikan apresiasi rencana kegiatan tahunan PDUI yang ke-12.

Seperti diberitakan koran ini Kamis 21 Oktober 2021, berdasarkan data yang dilansir dari Kementerian Kesehatan, hingga Sabtu 16 Oktober pelaksanaan vaksinasi di Sulteng baru menyasar sebanyak 645,37 ribu orang atau baru 30,22 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 2,14 juta orang. Sedangkan untuk dosis 2 telah tercapai 17,62 persen dari target.

Berdasarkan kelompok sasaran, rincian vaksinasi untuk menangkal virus Covid-19 di provinsi ini, yakni kelompok SDM kesehatan dengan target 24,6 ribu peserta.

Pada dosis 1, berhasil dilakukan vaksinasi sebanyak 24,6 ribu jiwa (106,84 persen target) dan untuk vaksinasi dosis 2 telah tercapai 98,36 persen atau 24,19 ribu jiwa. Vaksinasi ke petugas publik dengan target 225,26 ribu jiwa.

Vaksinasi dosis 1 dilaporkan telah mencapai 198,34 ribu jiwa (88,05 persen target) dan dosis 2 dengan capaian 66,73 persen atau berhasil tersalurkan sebanyak 150,32 ribu jiwa. Kemudian vaksinasi ke lansia menarget sebanyak 196,63 ribu jiwa.

Untuk dosis 1, telah diberikan kepada 28,93 ribu jiwa (14,71 persen target). Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 baru tercapai 9,21 persen atau 18,11 ribu jiwa.Vaksinasi ke masyarakat umum yang rentan ditargetkan sebanyak 1,37 juta jiwa. Pada dosis 1, vaksinasi dilaporkan telah diberikan sebanyak 333,47 ribu jiwa (27,72 persen target). Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 baru tercapai 12,82 persen atau 136 ribu jiwa.

Sasaran lainnya, untuk kelompok remaja mulai dari usia 12-17 tahun. Di wilayah ini target yang ditetapkan sebanyak 314,61 ribu jiwa. Untuk vaksinasi dosis 1 telah diberikan kepada 10,65 ribu jiwa (3,39 persen target). Adapun dosis 2 baru tercapai 2,37 persen atau tersalurkan kepada 7.451 jiwa.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas