Hasan Nurdin. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Kepala Desa Kades Enu Kecamatan Sindue, Mukhlis dilaporkan oleh warganya ke Inspektorat Donggala. Pelaporan itu sebagai tindak lanjut dari unjuk rasa yang dilakukan warga desa pada Kamis (14/10/2021).

Pjs Inspektur Inspektorat Donggala Hasan Nurdin yang dikonfirmasi di kantornya Senin  (18/10/2021) membenarkan adanya laporan warga Desa Enu.

“Iya benar laporan dugaan penyahlagunaan dana desa yang dilakukan oleh Kades Enu Mukhlis, laporannya sudah kami terima,” kata Hasan.

Hasan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat menjelaskan laporan warga Desa Enu itu telah ditindaklanjutinya dengan membentuk tim menyelidiki dugaan penyalahgunaan dana tersebut.

“Yang kami maksud dengan menyelidiki adalah apakah nantinya dilakukan pemeriksaan khusus atau pemeriksaan reguler saja terhadap kades enu, nanti dilihat, karena berdasarkan laporan warga Enu ada sekitar 300jt lebih dana diduga disalah gunakan,” sebutnya.

Selain membentuk tim, ia juga berkoordinasi dengan dinas DPMD terkait pelaporan warga desa enu, terkait apapun hasil pemeriksaan yang dilakukan inspektorat kembali ke bupati sebagai pengambil kebijakan.

Ditambahkannya berdasarkan laporan warga desa Enu dugaan penyalahgunaan anggaran desa yang dilakukan Kepala Desa Enu, Muklis berupa dana BLT yang tidak tepat sasaran, hingga dana covid-19 yang tak jelas pertanggungjawabannya.

“Laporan ini yang akan kami selidiki dengan membentuk tim, apakah benar kades Enu melakukan hal tersebut, nanti kita liat,” tutupnya.

Untuk diketahui pada Kamis kemarin (14/10) warga Desa Enu menggelar demonstrtasi di depan kantor Desa Enu, dan sempat melakukan aksi penyegelan kantor Desa Enu.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas