Gubernur H Rusdy Mastura. (Foto: Admin Pimpinan)
  • Tiga Daerah di Sulteng Level 2 PPKM, Lainnya Level 3

Palu, Metrosulawesi.id – Tiga kabupaten dan kota di Sulteng kini masuk PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) level 2. Sedangkan sejumlah daerah lainnya naik level 3.

Dikutip dari instruksi Mendagri Nomor 54 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1 pada Selasa 19 Oktober 2021, tiga kabupaten dan kota yang masuk level 2 itu yakni: Kabupaten Buol dan Morowali, serta Kota Palu. Sedangkan kabupaten lainnya yang masuk level 3, seperti: Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Tolitoli , Poso, Morut, Tojo Unauna, Banggai, Bangkep dan Balut.

Menanggapi status level itu, Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura meminta kepada seluruh bupati dan wali kota agar meningkatkan total sebaran vaksin kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Gubernur Rusdy mengatakan, peningkatan level untuk beberapa daerah disebabkan karena adanya indikator tambahan dalam rangka penetapan Level PPKM Covid-19.

“Salah satunya adalah persentase sebaran vaksin,” kata gubernur.

Poin 2 pada Intruksi Mendagri menegaskan, penetapan Level Wilayah berpedoman pada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19, yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan, dan ditambah dengan indikator capaian total vaksinasi dosis 1. Level PPKM Kabupaten/Kota dinaikkan 1 Level apabila capaian total vaksinasi dosis 1 kurang dari 40 persen.

Gubernur menyampaikan harapannya kepada bupati yang wilayahnya masih rendah persentase sebaran vaksin agar dapat meningkatkan sebaran vaksin kepada masyarakat, dan diharapkan untuk dapat bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk mempercepatan sebaran vaksin kepada masyarakat.

Gubernur juga menyampaikan dalam setiap kunjungannya ke daerah akan membawa vaksin ke kabupaten sebagai bentuk dorongan kepada bupati dan walikota untuk mempercepat sebaran vaksin kepada masyarakat.

Gubernur juga mengharapkan kepada masyarakat agar dapat dengan sadar untuk datang menerima vaksin.

“Ayo untuk divaksin. Jaga terus diri, jaga keluarga dan jaga sesama,” pungkas gubernur.

Berdasarkan data yang dilansir dari Kementerian Kesehatan, hingga Sabtu 16 Oktober pelaksanaan vaksinasi di Sulteng telah mencapai 30,22 persen. Angka ini setara dengan 645,37 ribu peserta vaksin dari target yang ditetapkan sebanyak 2,14 juta orang.

Sementara untuk vaksinasi dosis 2 telah tercapai 17,62 persen dari target. Berdasarkan kelompok sasaran, rincian vaksinasi untuk menangkal virus Covid-19 di provinsi ini, yakni kelompok SDM kesehatan dengan target 24,6 ribu peserta.

Pada dosis 1, berhasil dilakukan vaksinasi sebanyak 24,6 ribu jiwa (106,84 persen target) dan untuk vaksinasi dosis 2 telah tercapai 98,36 persen atau 24,19 ribu jiwa. Vaksinasi ke petugas publik dengan target 225,26 ribu jiwa.

Vaksinasi dosis 1 dilaporkan telah mencapai 198,34 ribu jiwa (88,05 persen target) dan dosis 2 dengan capaian 66,73 persen atau berhasil tersalurkan sebanyak 150,32 ribu jiwa. Kemudian vaksinasi ke lansia menarget sebanyak 196,63 ribu jiwa.

Untuk dosis 1, telah diberikan kepada 28,93 ribu jiwa (14,71 persen target). Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 baru tercapai 9,21 persen atau 18,11 ribu jiwa.Vaksinasi ke masyarakat umum yang rentan ditargetkan sebanyak 1,37 juta jiwa. Pada dosis 1, vaksinasi dilaporkan telah diberikan sebanyak 333,47 ribu jiwa (27,72 persen target). Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 baru tercapai 12,82 persen atau 136 ribu jiwa.

Sasaran lainnya, untuk kelompok remaja mulai dari usia 12-17 tahun. Di wilayah ini target yang ditetapkan sebanyak 314,61 ribu jiwa. Untuk vaksinasi dosis 1 telah diberikan kepada 10,65 ribu jiwa (3,39 persen target). Adapun dosis 2 baru tercapai 2,37 persen atau tersalurkan kepada 7.451 jiwa.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas