Ilustrasi. (Foto: dunia-energi.com)

Poso, Metrosulawesi.id – Sejumlah sopir truk angkutan barang antar provinsi yang melintasi Kabupaten Poso, Sulteng, mengeluhkan langkanya bahan bakar minyak atau BBM jenis solar di sejumlah SPBU di Kabupaten Poso, selama ini.

Usman sopir truk angkutan barang, mengaku harus melewati dari satu SPBU ke SPBU lainnya di Kabupaten Poso, seperti dari SPBU Tambarana, Moengko, Kayamanya, Tentena untuk mendapat solar kendaraannya. Namun, stok solar selalu langkah.

Padahal, kata dia, solar merupakan kebutuhan pokok bagi kendaraannya agar tetap beroperasi untuk bisa mencari nafkah. Namun anehnya, kata Usman, dibeberapa SPBU yang didatanginya itu banyak antrian jirigen mengisi solar bersubsidi.

“Saat ingin mengisi solar di SPBU Tentena selalu diyatakan habis, tapi anehnya petugas lebih melayani antrian jerigen mengisi solar,” jelasnya, Minggu 10 Oktober 2021.

Dan lebih anehnya lagi, kata dia, kondisi itu terjadi hanya di wilayah Kabupaten Poso, di wilayah lain seperti dari Kabupaten Luwu Timur sepanjang provinsi Sulsel tidak ada kelangkaan solar dan antrean jerigen, solar tetap ada di SPBU di wilayah Sulsel. Ditambahkan olehnya, pernah satu waktu truknya terjebak dalam pengantrian mengisi BBM solar di SPBU Tentena, kurang lebih hampir dua kilometer panjangnya truk yang mengantri. Setelah menunggu hampir lima jam baru dapat terisi dan terlihat yang lebih banyak di layani petugas SPBU para pengantri jerigen ukuran 30 Liter maupun mobil Pickup yang dibelakangnya tertutup dan hanya lubang kecil terlihat di penuhi puluhan jerigen.

Di tempat lain, di sebuah kios kecil di wilayah Tentena ditemukan lima buah jeregen terisih penuh solar. Saat ditanyakan ke pemilik kios dia mengaku, mendapat stok solar jerigen dari SPBU Tentena.

Dia mengaku, membeli satu jerigen solar subsidi berisi 30 liter dari pengguna mobil pickup jenis grand max dengan Rp280.000.

“Satu jerigen ukuran 30 liter, pokonya paling lambat dua hari habis solar itu,” tuturnya.

Dari hasil investigasi, bisnis solar bersubsidi para mafia melalui SPBU sangat menggiurkan dan meguntungkan bagi para pembisnis illegal dengan keutungan besar.Ada dugaan kongkalikong para oknum yang ikut membekengi peredaraan solar subsidi secara illegal itu. Sehingga mengakibatkan terjadinya kelangkaan solar di SPBU.

Jadi bukan karena stok solar yang kurang, tapi permainan mafia solar yang bikin stok solar di SPBU cepat habis.

Maraknya mafia solar di setiap SPBU ini perlu mendapat penindakan hukum dan pengawasan yang lebih ketat, Sehingga stok solar di SPBU wilayah Poso bisa kembali normal.

Kapolsek Pamona Utara AKP Felix Saudale terkait pengamanan penyaluran BBM di SPBU khususnya wilayah Tentena kepada Metrosulawesi, Senin 11 Oktober 2021 menjelaskan, seluruh aturan menyangkut penyaluran BBM, dimana seluruh aturan SPBU dan Pertamina, semuanya sudah ada SOP.

Sementara Hernan, penanggung jawab SPBU Tentena terkait persoalan ini belum memberikan tanggapan.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas