Direktur Celebes Bergerak, Adriansa Manu. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Direktur Celebes Bergerak, Adriansa Manu membantah telah mengeluarkan statemen berupa imbauan dengan judul “Celebes Bergerak Imbau Warga untuk Bersama Jaga Kamtibmas”. Dia mengaku merasa tidak pernah diwawancarai wartawan Metrosulawesi.

“Saya kaget ketika baca berita ini, isinya semua tidak benar. Saya tidak perna keluarkan statemen seperti ini baik lisan maupun tulisan,” katanya dalam siaran persnya yang diterima Metrosulawesi, Senin 11 Oktober 2021.

Siaran pers Celebes Bergerak itu sekaligus sebagai klarifikasinya terhadap berita Metrosulawesi.id yang dimuat pada edisi Sabtu 9 Oktober 2021.

Adriansa mengatakan, pencatutan tersebut ia ketahui setelah mendapatkan link berita yang dibagikan oleh rekannya melalui media sosial Whatshapp yang berjudul “Celebes Bergerak Imbau Warga untuk Bersama Jaga Kamtibmas”.

Menurutnya, Celebes Bergerak ataupun dirinya tidak pernah mengeluarkan statemen seperti isi dalam pemberitaan tersebut.

“Saya tidak pernah mengerluarkan statemen ataupun siaran pers seperti yang dituliskan pada pemberitaan metrosulawesi.id. Olehnya kami meminta agar berita ini dikoreksi karena mengandung informasi yang tidak benar,” tuturnya.

Pihaknya juga meminta apabila ada pihak lain yang mengatasnamakan dirinya sebaiknya dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

“Jika ternyata berita ini disampaikan atau dikirimkan orang yang mengatasnamakan diri saya atau salah satu staf lembaga saya mohon untuk dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” pinta Adriansa.

Pihaknya memastikan ketidak kebenaran berita ini kepada bagian pemberitaan Celebes Bergerak.

“Saya sudah mengkroscek berita ini kepada staf bagian pemberitaan Celebes Bergerak nyatanya berita ini tidak perna dibuat dan diterbitkan.”

Menurutnya, berita tersebut telah menyebabkan keresahaan masyarakat korban selamat dari gempa bumi, tsunami dan liquifaksi  28 September 2018 di Kota Palu yang sedang berjuang menuntut pemenuhan hak dasar mereka kepada Pemerintah dan Pemerintah Daerah secara khusus Pemerintah Kota Palu.

“Berita ini telah merugikan nama baik pribadi saya dan lembaga saya karena ini mengandung himbauan yang cenderung melemahkan semangat warga kota Palu terdampak bencana yang sementara ini bersusa paya menuntut hak mereka untuk dipenuhi Negara melalui Pemerintah Kota Palu,” tegasnya.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas