Harun. (Foto: Istimewa)
  • 42 Calon Advokat Peradi Kota Palu Dilantik dan Disumpah Hari Ini

Palu, Metrosulawesi.id – Jika tidak ada aral melintang, Kamis, 7 Oktober 2021 hari ini, Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) akan melantik atau mengangkat 42 orang calon advokat yang telah diusulkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI Kota Palu. Seperti biasa pelantikan akan dihelat di Pengadilan Tinggi (PT) Sulawesi Tengah. Karena setelah dilantik para advokat baru Peradi selanjutnya diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah.

Sekretaris DPC Peradi Kota Palu, Harun SH menguraikan, kegiatan tersebut merupakan amanah Undang-undang Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat (UUA), dimana dalam pasal 2 ayat (2) disebutkan bahwa pengangkatan Advokat dilakukan oleh organisasi Advokat. Sedangkan pengambilan sumpah mengacu pada pasal 4 ayat (1) yang menyebutkan bahwa sebelum menjalankan profesinya, advokat wajib bersumpah menurut agamanya atau berjanji dengan sungguh sungguh di sidang terbuka Pengadilan Tinggi di wilayah domisili hukumnya.

“Jadi ada 2 kegiatan, pertama pelantikan oleh DPN PERADI dan terakhir pengambilan sumpah oleh Ketua Pengadilan Tinggi. Walaupun pelaksananya berbeda, namun tempat kegiatan disatukan di gedung Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah” ujarnya, kepada Metro Sulawesi, Rabu 26 Oktober 2021.

Sejatinya, lanjut Harun ada 73 orang calon Advokat yang sudah melalui proses Pendidikan dan telah dinyatakan lulus ujian profesi advokat. Namun sekitar 30 orang belum memenuhi syarat yang ditentukan UUA, karena sebahagian besar terganjang batasan minimal umur dan masa magang.

“Dalam UUA ditegaskan, calon Advokat yang diangkat minimal berumur 25 Tahun dan telah melakukan magang minimal 2 tahun di kantor advokat yang memenuhi ketentuan UUA,” urainya.

Karena masih dalam masa pandemi Covid 19, kegiatan tersebut kata Harun tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, menggunakan masker, menjaga jarak dan  memastikan semua pengurus, calon advokat dan pendamping dalam keadaan sehat yang dibuktikan dengan hasil Rapid anti gen.

“Kita harapkan, calon advokat yang akan dilantik, memegang teguh kode etik advokat dalam menjalankan profesi.  Sehingga tetap menjaga nama baik dan status advokat sebagai profesi terhormat (officium nobile),” tutup Harun.

Reporter: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas