MONITORING - Kakankemenag Palu, Nasruddin L. Midu, saat memonitoring pelaksanaan ANBK di salah satu Madrasah Tsanawiyah di Palu, belum lama ini. (Foto: Humas Kemenag)
  • Kakankemenag Palu Monitoring ANBK di Dua MTsN

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palu, Nasruddin L. Midu bersama Pejabat Pengawas Pendis, Nurlaili dan jajarannya, belum lama ini, melakukan monitoring Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTS). Monitoring itu menyasar dua MTs Negeri yakni MTsN 1 Kota Palu dan MTs Pusat Alkhairaat Palu.

Menurut Nasruddin, ANBK adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan atau Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses, dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan, sehingga ANBK perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

“Dalam monitoring, pelaksanaan ANBK di kedua lokasi yang dikunjungi sempat mengalami kendala jaringan server internet dari pusat. Walaupun pelaksanaannya mundur dari jam yang telah ditentukan, namun ANBK tetap digelar,” kata Nasruddin.

Nasruddin mengatakan, asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid.

“Olehnya itu saya berharap, para murid bisa menjadi representasi dari kualitas belajar selama masa pandemi. Ini momen yang baik untuk mengevaluasi sejauh mana kualitas belajar para murid di masa pandemi, ” ungkapnya.

Sementara itu, Pejabat Pengawas Pendis Kemenag Palu, Nurlaili mengatakan, ANBK dilaksanakan dengan tiga instrumen yaitu asesmen Kompetensi Minimum (Literasi dan Numerasi), Survey Karakter, dan Survey Lingkungan Belajar.

“Bentuk soal Asesmen Nasional terbagi menjadi lima, yaitu berupa pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat dan uraian, ” jelasnya.

Kata dia, jumlah MTs Kota Palu yang melaksanakan ANBK sebanyak 25 MTs, dan pelaksanaannya dimulai sejak 4 hingg 7 Oktober 2021.

“Adapun hasil ANBK tersebut nantinya akan digunakan untuk memetakan mutu pendidikan, memberi umpan balik kepada penyelenggara pendidikan, dan merancang tindak lanjut untuk perbaikan mutu sistem pendidikan,” pungkasnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas