SERAHKAN BANTUAN - Ketua Yayasan BUMN Untuk Indinesia, Harjawan Balaningrath (kanan) disaksikan Wagub Sulteng, H Ma’mun Amir menandatangani berita acara penyeran bantuan di kantor gubernur, Sabtu 2 Oktober 2021. (Foto: Admin Pimpinan)
  • Pemprov Sulteng Terima Bantuan dari Yayasan BUMN

Palu, Metrosulawesi.id – Pemprov Sulteng kembali menerima bantuan terkait dengan penanganan pandemi Covid-19. Bantuan kali ini berasal dari Yayasan BUMN Untuk Indonesia. Bantuan itu diterima langsung oleh Wakil Gubernur, H Ma’mun Amir di kantornya, Sabtu 2 Oktober 2021.

Sekretaris Kementerian BUMN/Ketua Yayasan BUMN Untuk Indinesia, Harjawan Balaningrath yang menyerahkan bantuan itu mengatakan, Yayasan BUMN untuk Indonesia selama pandemi berlangsung sudah diberikan tanggunggungjawab untuk berpartisipasi untuk penanganan Covid, menggalang bantuan dan membentuk relawan dalam penanganan Covid.

Harjawan menyampaikan apresiasi kepada Satgas Covid yang sudah bekerja dengan baik terhadap penanganan Covid. Saat ini katanya, secara nasional bahwa penularan covid sudah sangat melandai.

“Untuk itu diharapkan kepada pemerintah daerah agar terus melakukan penanganan Covid dengan baik, ditata dengan baik penanganannya, kapan kita tindis remnya dan kapan kita tindis gasnya, karena penanganan covid berhubungan dengan kegiatan ekonomi masyarakat,” kata Harjawan.

Bantuan yang diberikan itu antara lain: 30 Unit Oksigen Konsetrator; Masker nedis 3Ply, 15.000 Pcs; dan masker kain 6.000 Pcs.

Tidak daerah di Sulteng mendapatkan bantuan tersebut. Bantuan itu hanya didistribusikan kepada Kota Palu, Sigi, Morowali Utara, Poso dan Pemprov Sulteng.

Atas nama masyarakat Sulteng, Wagub Ma’mun menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Tetapi saya atas nama pemerintah meminta dukungan bantuannya dapat diberikan kepada seluruh kabupaten dan kota,” ujar Wagub.

“Masih ada sembilan kabupaten yang mengharapkan bantuan dari Yayasan BUMN Untuk Indonesia, saat ini saya bermohon kepada bapak agar kiranya sembilan kabupaten yang belum menerima bantuan kiranya dapat diberikan bantuan serupa,” pinta Wagub.

Ma’mun mengatakan, saat ini penularan Covid sudah sangat melandai di seluruh kabupaten dan Kota Palu. Seluruh kabupaten dan Kota Palu sudah berada pada PPKM Level 3 dan 2, tetapi untuk penanganan kasus covid masih dibutuhkan dukungan dari semua pihak.
Wagub menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Sulawesi Tengah dalam penanganan Covid, Seperti PT. IMIP, Dongi Sinoro dan Perusahaan lainnya. 

Terpisah, Juru Bicara Pusdatina Covid-19 Sulteng, Adiman mengatakan, pada Sabtu 2 Oktober 2021, kasus positif Covid di Sulteng bertambah sebanyak 33 kasus. Penambahan ini menurun dibanding dari hari sebelumnya sebanyak 39 kasus. Total kasus Covid sampai Sabtu sebanyak 46.413 kasus.

Penambahan terbanyak berasal dari Kabupaten Sigi sebanyak sembilan kasus, disusul Poso delapan kasus, Parigi Moutong enam kasus, Kota Palu dan Bangkep masing-masing empat kasus. Ada enam kabupaten lainnya nol penambahan kasus.

Yang membanggakan kata Adiman, penambahan pasien Covid yang sembuh cukup siginifikan, yakni sebanyak 96 orang. Terbanyak yang sembuh dari Kota Palu sebanyak 18, Kabupaten Banggai 15, Poso 12 orang, Parigi Moutong 11, Sigi dan Buol masing-masing 10 orang.
Adiman mengatakan, jumlah kasus Covid aktif hingga Sabtu sebanyak 760 kasus. “Sebanyak 574 menjalani isolasi mandiri, sisanya sebanyak 186 orang dirawat di rumah sakit dan di tempat isolasi terpusat,” ujarnya.

“Kasus Covid sudah melandai. Tapi, tetap saya mengimbau kepada segenap masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas