Supardi. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala UPT Badan Kepagawaian Negara (BKN) Palu, Supardi, mengungkapkan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS yang ujian mengikuti penjadwalan ulang atau susulan dipusatkan di BKN Palu.

“Jadi nanti yang penjadwalan ulang direncanakan semuanya ujian di UPT. Untuk saat ini ada beberapa yang telah selesai ujian karena sudah dijadwalkan ulang,” ungkap Supardi, Minggu, 3 Oktober 2021.

Dia menjelaskan peserta ujian susulan karena alasan kesehatan dengan indikasi terpapar Covid-19 sehingga tidak bisa mengikuti tes sesuai waktu yang ditetapkan. Dalam waktu dekat, peserta ujian susulan untuk pelamar instansi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Yang Kemenkumham rencananya tanggal 17 Oktober tes di UPT BKN Palu,” jelas Supardi.

Supardi memastikan semua peserta yang melapor tidak bisa mengikuti ujian disebabkan terpapar Covid-19 akan dilakukan penjadwalan ulang. Hal ini sesuai ketentuan yang telah ditetapkan BKN Pusat.

Dikatakan, pelaksanaan tes SKD CPNS masih berlangsung sampai beberapa hari kedepan. Untuk titik lokasi (tilok) tes UPT BKN Palu Jalan Bantilan berlangsung hingga Selasa 5 Oktober 2021. Sementara untuk tilok IT Center Universitas Tadulako terjadwal sampai 13 Oktober.

“Untuk pelamar instansi Kota Palu berlangsung sampai 11 Oktober, lanjut provinsi dan Sigi untuk pelamar PPPK non-guru 12 Okotober,” ujar Supardi.

Pelaksanaan tes SKD tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat setiap sesi. Masing-masing peserta wajib menunjukkan hasil pemeriksaan negatif Covid-19.

Penerapan prokes mulai saat peserta akan memasuki ruangan diwajibkan mencuci tangan dan pengukuran suhu tubuh. Setelahnya pemeriksaan kelengkapan administrasi seperti kartu peserta dan surat hasil tes Covid-19.

“Saat akan masuk ke ruangan CAT, kita berikan hand sanitizer ke masing-masing peserta. Begitu juga saat di dalam ruang ujian kita anjurkan agar tetap memakai masker, tidak boleh diturun dari hidung sampai selesai ujian,” tandas Supardi.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas