SAMBUTAN - Kepala Kantor Kemenag Palu, Nasruddin L. Midu, saat menyampaikan sambutan di kegiatan sosialisasi PMA Nomor 13 tentang Ibadah Haji Reguler, belum lama ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Palu melalui Seksi Penyelengara Haji dan Umroh (PHU) melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler di Asrama Haji Kota Palu, belum lama ini.

Selain para Operator Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Seksi PHU, sosialisasi PMA kali ini melibatkan seluruh Kepala KUA se-Kota Palu, KBIHU, dan para Penyuluh Agama Islam. Dalam kegiatan ini, Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulteng, Lutfi Yunus, juga memonitoring sosialisasi tersebut.

“Semoga dengan keluarnya PMA ini pada 2022 seluruh Jemaah haji sudah bisa melaksanakan ibadah haji,” kata Kepala Kemenag Palu, Nasruddin L. Midu.

Sementara itu, Pejabat Pengawas PHU, HM. Thalib mengungkapkan, pelimpahan porsi diberikan oleh jemaah haji yang meninggal dunia atau sakit permanen kepada ahli warisnya. Namun pergantian itu hanya berlaku satu kali untuk ahli waris.

“Jika ahli waris juga berhalangan, maka pelimpahannya tidak berlaku. Misalnya, bapak atau ibu digantikan oleh anaknya atau suami atau istri atau saudara kandungnya. Nama dan syarat lainnya sudah diajukan, namun ketika calon pengganti tersebut juga berhalangan (meninggal atau sakit permanen) maka pelimpahan porsinya tidak bisa dilakukan lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid PHU Kemenag Sulteng, Lutfi Yunus mengungkapkan, tujuan kegiatan tersebut yakni untuk mensosialisasikan informasi terbitnya regulasi baru Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler.

“Ini tugas kita untuk mewujudkan pemahaman terhadap isi PMA 13 Tahun 2021, dengan adanya beberapa perbedaan ketentuan antara PMA terdahulu dengan PMA 13 Tahun 2021,” ungkapnya.

Lutfi juga mengatakan, bahwa JCH punya porsi lebih dari satu, wajib dilimpahkan ke ahli waris satu kali pemberangkatan, lebihnya pasti dikembalikan ke ahli waris. Selain itu, Lutfi juga mengupas dan menjawab pertanyaan para peserta terkait beberapa poin-poin menarik didalam pasal PMA tersebut.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas