GAGAL - Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti, yang memainkan partai terakhir harus mengakui keunggulan Hoo Pang Ron/Cheah Yee See dengan 19-21, 21-9, 16-21. Dengan terhentinya Indonesia, maka misi membawa pulang piala Sudirman tidak dapat diwujudkan.(Foto: Ist/ Ant-AFP)
  • Dikalahkan Malaysia 2- 3 di Partai Semifinal Sabtu Dini Hari

Vantaa, Metrosulawesi.id – Tim bulu tangkis Indonesia terpaksa mengubur mimpinya untuk merebut trofi Piala Sudirman 2021. Adalah Malaysia yang menghentikan langkah pebulu tangkis terbaik Tanah Air dengan skor 3-2 di Energia Areena, Jumat (1/10/2021).

Sudah 32 tahun Indonesia gagal membawa pulang Piala Sudirman. Terakhir kali, tim bulu tangkis terbaik Tanah Air menjadi juara pada 1989.

Berbeda dengan tiga kesempatan sebelumnya di mana Indonesia terhenti sebagai runner up (2001, 2005, dan 2007). Kini stempel spesialis runner up sudah hilang setelah terhenti di perempat final Piala Sudirman 2021.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, yang memainkan partai terakhir harus mengakui keunggulan Hoo Pang Ron/Cheah Yee See dengan 19-21, 21-9, 16-21. Dengan terhentinya Indonesia, maka Malaysia bakal menantang Jepang di semifinal.

Praveen/ Melati Sedih

Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mengaku sedih karena gagal menyumbang poin kemenangan sekaligus membawa Indonesia melaju ke babak semifinal Piala Sudirman 2021.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, Sabtu dini hari WIB, Praveen/Melati dipaksa bertekuk lutut lewat drama rubber game 19-21, 21-9, 16-21 oleh pasangan Malaysia Hoo Pang Ron/Cheah Yee See.

Praveen/Melati tampil di partai penentu, setelah sebelumnya imbang 2-2. Namun dengan hasil akhir tersebut, Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia dan tidak dapat melanjutkan ke babak semifinal.

“Terus terang, saya dan Meli (sapaan akrab Melati) merasa sangat sedih dengan kegagalan ini. Kami mohon maaf kepada masyarakat Indonesia karena tidak bisa menyumbangkan angka dan mengantarkan Indonesia maju ke semifinal,” kata Praveen dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu pagi.

Jika menilik catatan BWF, sebetulnya Praveen/Melati jauh lebih diunggulkan ketimbang Ron/See. Pasalnya, Praveen/Melati merupakan pasangan peringkat keempat dunia, sedangkan pasangan negeri Jiran itu jauh berada di urutan ke-27.

Terlebih, Praveen/Melati juga pernah meraih gelar juara All England pada 2020 lalu.

Pertemuan kedua pasangan di laga perempat final Piala Sudirman itu pun adalah kali pertama bagi mereka. Keduanya sama-sama belum pernah berjumpa di turnamen manapun sebelumnya.

Sayangnya, dalam pertarungan tersebut Praveen/Melati banyak membuat kesalahan yang akhirnya menguntungkan bagi lawan. Alhasil, mereka harus mengakui kehebatan Ron/See.

“Saya dan Meli sebenarnya sudah memberikan penampilan terbaik yang kami punya. Namun, hasilnya kami kalah,” ungkap Ucok, sapaan karib Praveen.

Selanjutnya pada babak semifinal kejuaraan beregu tersebut, yang akan digelar Sabtu, China dijadwalkan bertemu dengan Korea Selatan pada pukul 14.00 WIB, sedangkan Malaysia menghadapi Jepang pada pukul 20.00 WIB.

Berikut Hasil Perempat Final Piala Sudirman 2021:

Ganda Putra

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik : 12-21, 15-21

Tunggal Putri

Gregoria Mariska Tunjung vs Kisona Selvaduray : 22-20, 18-21, dan 21-19

Tunggal Putra

Anthony Sinisuka Ginting vs Lee Zii Jia : 11-21 dan 16-21

Ganda Putri

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Pearly Tan/Thinaah Muralitaharan: 22-20, 17-21, 20-18

Ganda Campuran

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Hoo Pang Ron/Cheah Yee See: 19-21, 21-9, 16-21

Ayo tulis komentar cerdas