Ambotuwo. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di jenjang SD dan SMP di Kota Palu yang rencananya bakal digelar pada pekan depan ini kembali ditunda. Hal itu disebabkan karena sejumlah peserta didik masih ada yang belum divaksin.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ambotuwo, melalui ponselnya, belum lama ini.

“Meskipun vaksinasi tersebut bukan menjadi syarat utama untuk pembukaan sekolah. Namun akan lebih baik jika implementasi PTM didahului dengan vaksinasi peserta didik, sehingga ke depannya implementasi PTM tersebut dapat berjalan tanpa adanya klaster baru penularan Covid-19. Olehnya itu PTM kembali akan dirancang jika seluruh peserta didik sudah tervaksin,” jelas Ambotuwo.

Ambotuwo mengakui, bahwa vaksinasi bukan syarat utama pembukaan sekolah, seperti yang sudah disampaikan Mendikbud Ristek RI, Nadiem Makarim. Tetapi kebijakan penerapan PTM terbatas ini dikembalikan lagi ke daerah.

“Pemerintah kita menginginkan agar PTM diimplementasikan jika peserta didik sudah tervaksin. Jadi saya pikir itu memang langkah tepat agar pembelajaran tatap muka dapat berjalan dengan baik, sebab dalam pelaksanaan PTM itu yang diutamakan kesehatan dan keselamatan para peserta didik,” ujarnya.

Selain itu, kata Ambotuwo, saat ini seluruh sekolah di Palu sedang menggenjot pelaksanaan vaksinasi bagi peserta didiknya, agar implementasi PTM segera dapat terlaksana.

“Untuk itu, sekolah di Kota Palu saat ini sedang menggenjot pelaksanaan vaksinasi peserta didik, semoga vaksinasi ini cepat selesai, sehingga PTM juga segera dilaksanakan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Abdul Hafid Djakatare mengungkapkan, pada Senin, 27 September 2021, sekolah di Palu sudah dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas.

“Rencana pembukaan sekolah tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama para pejabat terkait. Olehnya itu saat ini tengah dirancang pembuatan Surat Edaran (SE) terkait implementasi PTM tersebut,” kata Hafid, melalui ponselnya, belum lama ini.

Kata dia, sesuai hasil rapat koordinasi belum lama ini, direncanakan PTM dilaksanakan pada Senin pekan depan.

“Tetapi kita tetap menunggu surat edaran resminya. Insya Allah, kami akan berkoordinasi dengan rekan-rekan Kabid untuk meramu redaksi dari SE tersebut,” ujarnya.

Hafid mengatakan, sehubungan dengan implementasi PTM tersebut, maka pihaknya mengajak semua masyarakat untuk mempertahankan kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Palu yang kini berada di level 3, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas