HUT KOTA PALU - Gubernur Sulteng, H Rusdy Mastura (kiri) bersama Wali Kota Palu, H Hadianto Rasyid (kanan) pada upacara peringatan HUT ke-43 Kota Palu di Palu, Senin 27 September 2021. (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Pada upacara peringatan HUT ke-43 Kota Palu, Gubernur Sulteng, H Rusdy Mastura kembali menegaskan tekadnya dalam hal penanggulangan pandemi Covid-19. Gubernur mengimbau masyarakat Sulteng untuk tidak lengah dalam menjalankan prokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19.

“Sehubungan pandemi covid-19 belum berakhir, maka saya mengimbau sampesuvu saraku, jangan cepat berpuas diri dan lengah dengan penurunan kasus covid-19 dan PPKM di kota Palu,” kata gubernur saat memberi sambutan pada Upacara HUT ke-43 Kota Palu, Senin 27 September 2021.

Pada kesempatan itu, gubernur juga kembali mengingatkan kepada warga yang belum menjalani vaksinasi Covid, agar segera divaksin.

“Yang belum divaksin, tolong segera divaksin karena sangat membantu meningkatkan kekebalan tubuh,” kata gubernur.

“Kalaupun tertular, insyaallah tidak akan separah dengan orang yang tidak pernah divaksin. Kepada bupati dan Walikota Palu dan seluruh jajarannya, saya ucapkan terima kasih atas berhasilnya kita menurunkan jumlah kasus pandemic covid-19,” tambah gubernur.

Gubernur mengatakan, HUT ke-43 adalah momentum yang tepat untuk mengevaluasi strategi dan upaya yang telah dikerahkan untuk menjadikan Palu Kota Tangguh, Kota Kolaborasi, Kota Harmoni dan kota yang melayani semua warganya dengan tanpa membeda-bedakan.

“Saya sampaikan apresiasi dan selamat kepada pemerintah Kota Palu dan DPRD kota Palu yang selesai menyusun RPJMD sesuai jadwal,” ujarnya.

Gubernur menegaskan, guna mempercepat pemulihan dampak bencana 28 September 2018, Pemerintah Provinsi Sulteng telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp37 miliar kepada pemerintah Kota Palu untuk membebaskan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan jembatan empat palu dan hunian tetap.

Dalam rangka menghidupkan kembali ekonomi rakyat yang terdampak Covid-19, Pemprov Sulteng telah menjalin MoU dengan BRI terkait penyaluran dana KUR sebesar Rp5 triliun. Dan penyaluran dana PEN senilai Rp200 miliar melalui Bank Sulteng.

“Saya harap ‘sampesuvu saraku’ pelaku usaha kecil dapat memanfaatkan kesempatan meminjam dana tersebut untuk mengembangkan usahanya. Demikian pula kepada OPD terkait untuk menjadi mitra pemberdayaan. Akhirnya saya berpesan luruskan niat, ubah pola pikir, harus berani dan jangan menunda pekerjaan. “Think Big, Start Small, Move Fast. Berpikir yang besar, mulai dari yang kecil dan bergerak cepat,” pungkas gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur H. Rusdy Mastura didampingi Ketua TP PKK Sulteng DR. Hj. Vera Rompas, S.Sos, M.Si menerima penghargaan sebagai Ayah dan Bunda Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) serta Generasi Berencana (Genre) Sulawesi Tengah dari Kepala BKKBN Pusat Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.Og (K).

Selain Gubernur dan Ketua TP PKK Sulteng, Wali Kota Palu H Hadianto Rasyid, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu, Bupati Morowali Utara dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Morowali Utara juga mendapatkan penghargaan serupa.

Kesembuhan Lebih Banyak

Data yang diperoleh dari Pusdatina Covid Sulteng, pada Senin 27 September 2021, terjadi penambahan kasus Covid sebanyak 78 kasus. Sehingga total kasus Covid di Sulteng sebanyak 46.215 kasus. Penambahan tertinggi terjadi di Kabupaten Poso 35 kasus, disusul Kabupaten Parigi Moutong 17 kasus, Kota Palu dan Kabupaten Tojo Unauna masing-masing lima kasus.

Juru Bicara Pusdatina Covid Sulteng, Adiman mengatakan, dibanding kasus, angka penambahan pasien Covid yang sembuh justru lebih banyak, yaitu 168 orang. Total pasien Covid yang sembuh sebanyak 43.555 orang.

“Angka kesembuhan terus bertambah. Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas