OLAH TKP - Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan seorang pria di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru. (Foto: Istimewa)
  • Identitas dan Motif Pelaku Belum Dapat Dijelaskan

Sigi, Metrosulawesi.id – Polisi berhasil menangkap pembunuh seorang pria yang jenazahnya ditemukan di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru. Polisi sebelumnya menduga SM (26) merupakan korban pembunuhan lantaran tubuhnya dipenuhi luka saat ditemukan di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Minggu, 26 September 2021.

Kasubag Humas Polres Sigi, Iptu Ferri Triyanto mengatakan, penangkapan terduga pelaku berinisial AT (39) itu dilakukan dalam kurun waktu kurang dari 12 jam oleh Polres Sigi bersama TIM Inavis Polda Sulteng.

“Alhamdulillah berkat batuan informasi dan petunjuk yang diberikan oleh masyarakat serta kerja keras tim gabungan Sat Reskrim Polres Sigi dan Polsek Biromaru dan dibantu  Ditreskrimum Polda Sulteng, pelaku sudah ditemukan,” ujar Iptu Ferrri.

Akan tetapi, Iptu Ferri belum dapat menjelaskan lebih jauh soal identitas pelaku dan motifnya melakukan pembunuhan tersebut. Iptu Ferri mengatakan, saat ini pelaku diamankan di Mapolres Sigi. Dan saat ini sedang didalami oleh satuan Reskrim tentang motif dan cara pelaku melakukan pembunuhan tersebut.

Sebelumnya diberitakan korban yang berprovesi sebagai petugas perbaikan pipa air di daerah pegunungan Desa Pombewe itu, ditemukan oleh warga dalam keadaan tubuh dipenuhi luka.

Iptu Ferry menuturkan kronologis kejadian tersebut bermula saat korban pamit kepada istrinya untuk pergi memperbaiki pipa air di daerah pegunungan Desa Pombewe pada Sabtu, 25 September 2021, sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

“Korban pamit seorang diri dengan membawa parang, topi, tas berisi kunci-kunci, gunting, potongan pipa, karet, kemudian korban pergi dengan menggunakan sepeda motor,” ujarnya.

Lanjutnya, namun hingga pada Pukul 21.00 korban belum kembali kerumah sehingga keluarga, tetangga dan bhabinkamtibmas mencoba mencari dilokasi dan seputaran tempat korban bekerja.

“Pada hari Minggu 26 September sekitar pukul 07.00 WITA akhirnya korban berhasil ditemukan sekitar 2 KM dari tempat korban bekerja dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ungkapnya.

Iptu Ferry mengatakan Bahwa berdasarkan olah tempat kejadian perkara yang dilakukan oleh Tim Inavis Polda Sulteng dan Unit Iden Polres Sigi, korban diduga meninggal akibat dibunuh, hal ini dibuktikan dengan ditemukan beberapa luka di tubuh korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan dirumah sakit Bhayangkara Polda Sulteng, jenazah korban telah diserahkan kembali kepada keluarga dan telah dikebumikan di pekuburan umum Desa Pombewe.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas