EVAKUASI - Pihak kepolisian bersama warga setempat saat melakukan evakuasi di TKP. (Foto: Dok Polsek Tomini)
  • Nekad Membunuh karena Tersinggung Dituduh Mencuri

Parimo, Metrosulawesi.id – Nasib naas dialami YI. Warga desa Eeya, kecamatan Palasa, kabupaten Parigi Moutong (Parimo) ini, meregang nyawa akibat perbuatan tragis sang mertua. Yi diduga dibunuh dengan cara ditebas menggunakan sebilah parang dan mengenai bagian leher.

Peristiwa dugaan pembunuhan itu terjadi, Jumat, 24 September 2021. Tempat kejadian perkara (TKP) yakni rumah pondok korban yang berada di Dusun VI, desa Eya.

Kapolsek Tomini Ipda. Jusman Bakri, membenarkan kasus dugaan pembunuhan yang terjadi itu antara Mertua dan Anak Mantu, yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dalam hal ini Anak Mantu pelaku sendiri. Pelaku dalam hal ini mertua korban berinisial HK, sementara anak mantu yang menjadi korban berinisial YI. Korban meninggal dunia setelah ditebas sebanyak tiga kali dengan sebilah parang.

“Kronologi pembunuhan tersebut terjadi saat Korban YI bersama istrinya sedang berbaring di pondok rumahnya, tiba tiba sang mertua (Pelaku) datang dan langsung mendekati korban dengan menyandarkan sebilah parang di leher YI, dan Korban terbangun kaget di hadapan mertuanya, saat itu pula Pelaku (Mertua) langsung menebas leher korban,” tutur Kapolsek Tomini melalui ponselnya.

Kapolsek menerangkan, saat kejadian dan waktu pertama kali ditebas korban sempat mencoba melarikan diri. Namun korban tergelincir di semak. Pelaku yang ikut mengejar kemudian mendapati korban dan kembali melayangkan parangnya keleher sebanyak dua kali, yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Setelah mengetahui korban sudah meninggal dunia, pelaku langsung meninggalkan korban begitu saja di semak semak,” tutur Kapolsek.

Ditambahkan Jusman, saat ini Pelaku sudah diamankan di Polsek Tomini bahkan telah dimintai keterangan. Pelaku mengaku nekad menghabisi nyawa suami dari anaknya karena merasa tersinggung setelah dicurigai bahkan dituduh mencuri barang milik mendiang Alm. YI.

“Setelah kami mengamankan Pelaku, kami bersama Babinsa dan warga setempat langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk dilakukan Visum. Setelah itu kami langsung membawa jenazah korban ke rumah duka untuk pemakaman. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah membantu kami dalam mengevakuasi korban dan menangkap terduga pelaku. Sehingga saat ini terduga pelaku bisa diamankan di Mako Polsek Tomini, semoga lelah kita menjadi amal ibadah bagi kita semua, Amin,” tutup Kapolsek.

Reporter: Zulfikar

Ayo tulis komentar cerdas