Danil Rachman. (Foto: Dok)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Palu kembali membuat inovasi pelayanan. Kali ini melalui penyediaan Pakaian ganti untuk bantuan layanan keimigrasian (Pataba).

“Pataba atau pakaian ganti untuk bantuan layanan keimigrasian merupakan inovasi pelayanan yang diperuntukkan bagi pemohon yang mengenakan pakaian tidak sesuai aturan,” terang Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kanim Palu, Danil Rachman, Minggu 26 September 2021.

Dia mengatakan melalui Pataba, pemohon yang datang dan berpakaian tidak sesuai dengan aturan akan dipinjamkan pakaian oleh petugas yang telah disediakan oleh Kantor Imigrasi Palu.

Sebelumnya, Kanim Palu membuat inovasi dengan menyiapkan Parkiran Mobil untuk Disabilitas (Pamona). Danil mengatakan Pamona sebagai wujud semangat dalam membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Meskipun dengan kondisi yang terbatas karena bertempat di kantor sementara, bukan halangan bagi kami untuk berkomitmen meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam menyediakan fasilitas layanan ramah HAM secara maksimal,” ujar Danil.

Posisi Pamona terletak di bagian depan area kantor Kanim Palu yang hanya beberapa meter dari tempat pelayanan keimigrasian. Tujuannya agar memudahkan penyandang disabilitas yang ingin mendapatkan pelayanan.

“Kami terinspirasi untuk mengangkat kebudayaan lokal, Pamona merupakan nama suku sekaligus nama kecamatan di Kabupaten Poso yang merupakan salah satu wilayah kerja Kantor Imigrasi Palu,” ucapnya.

Dia menambahkan Pamona (sering kali disebut sebagai suku Poso, Bare’e, atau To Pamona) mendiami hampir seluruh wilayah Kabupaten Poso, sebagian Kabupaten Tojo Una-Una dan sebagian Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Kanim Palu juga telah menyiapkan area bermain bagi anak (playground) bernama “Tabe”. Tabe dimaksud akronim Taman Bermain yang terinspirasi dari bahasa lokal.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas