TANAM JAGUNG - Gubernur H Rusdy Mastura (tengah) menjalankan mesin alat penanam jagung pada acara penanaman perdana tanaman jagung yang digelar Koperasi Produsen RMP Indonesia Mandiri di Desa Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu 25 September 2021. (Foto: Admin Pimpinan)
  • Gubernur Rusdy ‘Curhat’ di Acara Penanaman Jagung di Parimo

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur H Rusdy Mastura minta masyarakat mendoakannya menjadi pemimpin yang amanah. Hal itu disampaikan Gubernur saat menyampaikan sambutan dalam acara penanaman perdana tanaman jagung yang digelar Koperasi Produsen RMP Indonesia Mandiri di Desa Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu 25 September 2021.

Awalnya Gubernur menyampaikan sambutan tanpa membacakan teks yang dipegangnya.

“Saya tidak membacakan sambutan ini. Saya ingin menyampaikan dari hati ke hati,” kata Gubernur.

Dia juga menyebut apa yang disampaikannya terkait program pemerintah, serta apa yang sudah dilakukan pemerintah saat ini, sebagai bentuk laporannya kepada rakyat Sulawesi Tengah. Misalnya kerja sama Pemprov Sulteng dengan BRI dalam rangka pemberdayaan masyarakat melalui fasilitas kredit usaha rakyat (KUR).

Kemudian juga tentang rencananya membuka lahan tanaman jagung, serta membuat infrastruktur jalan untuk akses kantong-kantong produksi sumber daya alam di Sulteng. Pembangunan infrastruktur jalan itu juga untuk mendukung Provinsi Sulawesi Tengah menjadi daerah penyangga segala kebutuhan di daerah ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

Setelah beberapa menit memberikan sambutan tanpa teks, Gubernur H Rusdy Mastura yang akrab disapa Cudy itu mengaku dengan usianya di atas 70 tahun, akan berjuang membangun Sulawesi Tengah. Karena itu meminta masyarkat Sulteng untuk mendoakannya menjadi pemimpin yang amanah.

“Ya Allah jadikanlah saya sebagai pemimpin yang amanah,” kata Gubernur dan diaminkan seluruh masyarakat yang hadir.

Rusdy Mastura menegaskan menjadi gubernur bukan untuk mencari uang.

“Saya menjadi gubernur bukan untuk mencari uang tetapi kehormatan. Sehingga (jabatan gubernur) jangan dipakai untuk sesuatu yang tidak benar. Jangan sia-siakan kehormatan itu,” kata Gubernur yang disambut aplaus masyarakat.

“Gajah mati meninggalkan gading, Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama,” kata Gubernur di akhir sambutannya.

Reporter: Syahril Hantono
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas