Gubernur Sulteng, H Rusdy Mastura. (Foto: Istimewa)
  • Kota Palu Mulai Gelar PTM pada 27 September

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulteng, H Rudsy Mastura kembali mengingatkan masyarakatna untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (Prokes), meskipun kasus positif Covid-19 telah menurun.

“Semua harus mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan masing-masing,” katanya, Selasa 21 September 2021.

Hasil evaluasi pemerintah pusat, Sulteng Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) Sulteng mengalami penurunan dari level 4 menjadi level 3. Penurunan level itu dilakukan karena 12 kabupaten dan satu kota tidak ada lagi yang berstatus PPKM level 4.

Dua daerah terakhir yang berstatus PPKM Level 4, yakni Kota Palu dan Poso, kini sudah turun ke PPKM Level 3. Kabupaten Sigi dan Morowali yang sebelumnya PPKM level 3 kin turun ke level 2.

Gubernur mengatakan, meskipun telah turun leve, namun semuanya harus tetap disiplin mematuhi prokes.

“Jangan kendor terapkan protokol kesehatan untuk cegah Covid,” kata gubernur.

Gubernur juga meminta kepada segenap jajarannya, OPD (organisasi perangkat daerah) termasuk perbankan dan lainnya untuk segera melaksanakan kegiatan demi pemulihan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Gubernur berharap kepatuhan terhadap prokes, bisa berdampak terhadap peningkatan ekonomi dan pembangunan di Sulteng.

Gubernur meminta pemerintah daerah bersinergi dengan instansi dan lembaga terkait untuk terus menekan penularan Covid.

“Terus mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan baik. Terus tegakkan aturan sesuai pemberlakuan PPKM sesuai dengan penetapan level yang ditentukan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri,” katanya.

Seiring dengan menurunnya kasus positif Covid tersebut, Gubernur Rusdy meminta kepada pemda dan pemkot segera melaksanakan pembejaran tatap muka (PTM).

“Pemerintah kabupaten/kota harus segera menyiapkan teknis pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Palu, akan mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah pada 27 September 2021 mendatang, bertepatan dengan HUT Ke-43 Kota Palu.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengatakan, PTM sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap kegiatan pendidikan, karena saat ini Kota Palu telah menerapkan PPKM level 3.

PTM akan dilakukan di sejumlah jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD hingga SMP.

“Masing-masing satuan pendidikan segera melakukan simulasi untuk menghadapi persiapan masuk sekolah,” katanya.

Wali Kota mengatakan, PTM terbatas akan dikakukan secara berjenjang. Karena itu katanya, Dinas Pendidikan akan segera melakukan pemetaan, sekolah-sekolah mana saja yang sudah siap menggelar PTM.

“Kami akan memprioritaskan PTM bagi sekolah yang telah selesai melaksanakan vaksinasi terhadap tenaga pendidik dan perangkat lainnya,” katanya.

Proses belajar mengajar katanya, tetap mengacu pada prokes.

“Jumlah murid dalam satu ruang kelas belajar dibatasi dan menjaga jarak minimal 1,5 meter, termasuk pembatasan jam belajar sesuai prosedur yang telah diatur,” ujar Hadianto.

Data yang diperoleh Pusdatina Sulteng, menyebutkan, Selasa 21 September 2021, penambahan kasus Civid di Sulteng sebanyak 108 kasus. Penambahan terbanyak terjadi Donggala sebanyak 37 kasus, disusul Kota Palu 16, Poso 11 dan Buol sembilan kasus. Sedangkan yang sembuh bertambah sebanyak 111 orang.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas