Muh. Aqsha Mursal. (Foto: Metrosulawesi/ Mg1)

Palu, Metrosulawesi.id – SMA Negeri 1 Palu akan tetap melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) meski dalam situasi gangguan akses internet. Pelaksanaan tersebut dilakukan dengan menggunakan WhatsApp, Google Classroom, dan Google Meet.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Muh. Aqsha Mursal mengungkapkan, gangguan akses internet akan berpengaruh pada kegiatan pembelajaran dan dapat memperlambat proses belajar mengajar, namun pihak sekolah akan lebih mengutamakan penggunaan WhatsApp jika jaringan internet masih terus mengalami gangguan.

“Pihak sekolah akan tetap memberikan pembelajaran pada siswa-siswi meski dilakukan secara virtual di tengah gangguan internet yang akan terjadi. Hal ini kami lakukan agar tidak ada alasan lain bahwa murid kami tidak mendapatkan ilmu yang seharusnya mereka terima,” jelas Aqsha di Palu, Selasa, 21 September 2021.

Aqsha juga mengaku bahwa PJJ ini tidak bisa dikatakan efektif sehingga menimbulkan hambatan, sehingga melalui kesadaran tersebut pihak sekolah menyediakan peminjaman handphone pada murid yang tidak memilikinya.

Selain itu, Wali kelas, Guru BP, serta Wakasek akan melakukan pengunjungan ke rumah siswa yang tidak mengikuti pelajaran untuk mengetahui kendala dan selanjutnya mencarikan solusinya.

Gangguan akses internet ini menjadi kekhawatiran yang cukup serius, sebab memiliki dampak pada guru dan siswa saat pembelajaran berlangsung. Sehingga ada kemungkinan proses belajar mengajar akan banyak menggunakan WhatsApp dibandingkan dengan penggunaan Meet juga Classroom.

Menurut Aqsha, menggunakan WhatsApp siswa akan lebih mudah menerima pelajaran, berbeda dengan penggunaan Classroom dan Meet yang terikat oleh waktu. Pihak sekolah berharap semua siswa SMA Negeri 1 Palu tetap mendapatkan pembelajaran yang layak, bahkan juga menegaskan bahwa pendidikan itu penting dan wajib untuk diikuti. (mg1/han)

Ayo tulis komentar cerdas