PANTAU SKD - Tampak Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi, didampingi jajaran dan pihak terkait memantau pelaksanaan hari pertama SKD di IT Center Untad pada Minggu, 19 September 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)
  • Melihat SKD CPNS Kemenkumham di Palu

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) ikut melaksanaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021 dengan sejumlah formasi. Tingkat daerah, pelaksanaannya melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham, salah satunya di Palu, Sulawesi Tengah.

Laporan: Michael Simanjuntak

KANWIL Kemenkumham Sulteng bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) rekrutmen CPNS di Kampus Universitas Tadulako dengan titik lokasi IT Center. SKD akan diikuti ribuan peserta berlangsung selama sembilan hari mulai 19 sampai 27 September 2021.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi, memantau pelaksanaan hari pertama SKD pada Minggu, 19 September pagi. Tampak panitia memberlakukan pemeriksaan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 secara berlapis.

Berdasarkan keterangan Ketua Panitia Seleksi CPNS Kemenkumham Sulteng, Buhazir Zamda R, peserta harus melalui lima meja dan satu ruangan transit untuk bisa masuk ke ruangan tes SKD dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Jadi saat peserta tiba langsung pemeriksaan suhu tubuh, setelahnya menuju meja registrasi. Selanjutnya pemeriksaan hasil rapid antigen di meja tim medis, lalu meja registrasi kedua untuk memastikan nomor peserta dan scanner deklarasi kesehatan. Berikutnya meja pencatatan hasil pemeriksaan dan terakhir meja perekaman wajah peserta dan barcode kartu peserta. Kemudian sebelum masuk ke ruang transit peserta harus melewati pemeriksaan dengan metal detector, habis itu baru bisa masuk ruang ujian,” terang Buhazir Zamda yang akrab disapa Bonar.

Bonar berujar dari hasil pemeriksaan tim medis, terdapat lima peserta yang terindikasi terpapar Covid-19. Hal ini diketahui dari alat rapid antigen yang ditunjukkan peserta pemeriksa.

“Kami ketahui dari stik hasil swab antigen ada dua strip, kemudian disandingan dengan hasil pemeriksaan yang tertulis negatif padahal positif. Mereka kami pulangkan untuk menjalankan isolasi mandiri. Kami sudah mengirim datanya ke BKN untuk dijadwalkan kembali setelah isolasi mandiri,” ujar Bonar yang saat ini menjabat Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sulteng.

Dia mengatakan pemeriksaan prokes secara ketat untuk mencegah munculnya penyebaran baru Covid-19. Sebab ada sebanyak 5.072 peserta yang terdaftar untuk mengikuti SKD CPNS Kemenkumham di Palu, ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah. Ada sekitar 70 petugas dilibatkan dalam kepanitiaan pelaksanaan SKD CPNS Kemenkumham.

Setiap hari di luar Jumat, SKD dilaksanakan tiga sesi dengan jumlah peserta 195 dari sekitar 300 orang kapasitas ruang CAT. Ini dilakukan untuk penerapan jaga jarak antar masing-masing peserta.

Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi, juga menegaskan penerapan prokes menjadi yang utama dalam pelaksanaan SKD. Dia mengingatkan panitia agar konsisten dalam memastikan pelaksanaan SKD berjalan sesuai yang ditetapkan.

“Kita harapkan pelaksanaan berlangsung lancar dan tertib serta memenuhi protokol kesehatan. Dari semua penggunaan fasilitas, termasuk ruang antrean semua kita perketat, termasuk status sehat dan tidaknya,” ucap Lilik.

Salah seorang peserta SKD CPNS Kemenkumham, Afri, menuturkan sempat terkendala dana untuk melakukan rapid antigen. Namun berkat bantuan pihak keluarga hal tersebut bisa tertangani.

“Menurut saya ini untuk kebaikan bersama memastikan peserta tidak terpapar corona,” tuturnya. (*)

Ayo tulis komentar cerdas