Otak pelaku pembusuran dan rekanya saat pelaksanaan Konfrensi pers, di Mapolres Palu. (Foto: Dok. Djunaedi)

Palu, Metrosulawesi.id – hanya berselang sepekan, Tim gabungan Buser Polres Palu dan Polsek Palu Timur, akhirnya menangkap otak pelaku penganiayaan dengan cara membusur, yang korbannya adalah seorang mahasiswa Unismuh Palu, yang terjadi dikampung Nelayan beberapa waktu lalu.

Kapolres Palu AKBP Bayu Indra Wiguno SIK, dalam keterangan persnya, Senin 20 Septemeber 2021, menjelaskan pelaku berinisial FAN alias DI (25), warga Desa Labean Pomolulu, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, pada Kamis 16 September 2021,tanpa perlawanan.

“Penangkapan terhadap pelaku, dipimpin langsung Kapolsek Palu Timur, AKP Umar SH, dan pelaku ini di tangkap dirumahnya,” ucapnya.

Bayu menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku yakni BHR alias TAN yang sudah di amnkan sebelumnya, dan pelaku FAN alias DI, diketahui keduanya melakukan aksi pembusuran itu, bukanlah aksi balas dendam atau salah sasaran, melainkan keduanya memang sengaja melakukan aksi itu untuk menngambil barang berharga milik korbanya.

“Kedua pelaku ini memang sengaja melakukan aksi tersebut, karena ingin merampas barang berharga milik korban, yakni handphone dan barang berharga lainya,” jelasnya.

“Tidak ada dendam antara pelaku dan korvban, hanya saja memang kedua pelaku ini berniat merampok handphone dan uang, dan hasilanya akan di jual dan digunakan untuk berfoya –foya,” tambahnya.

AKBP Bayu Indra Wiguno, juga mengatakan kedua pelaku bakal dikenakan pasal penganiayaan dan kepemilikan senjata taja, dengan ancaman hukuman 5 tahun.

“Saat ini kedua pelaku sudah ditahan di Mapolsek palu Timur, dan masih dilakukan pengembangan lebih lanjut,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi – Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas