Ilustrasi. (Grafis: Ist)
  • Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Donggala, Metrosulawesi.id – Pengadilan Negeri Donggala menjatuhkan hukuman 13 tahun penjara kepada seorang ayah inisial Y (39 tahun) yang merupakan terdakwa kasus persetubuhan terhadap anak kandung yang menyebabkan sang anak hamil dan kini telah melahirkan anak laki-laki.

Peristiwa asusila ini terjadi wilayah kabupaten Sigi, dan teregister di PN Donggala dengan nomor register 225/Pid.Sus/2021/PN Dgl. Putusan terdakwa dibacakan dalam sidang yang berlangsung, Senin tanggal 23 Agustus 2021.

“Majelis Hakim Pengadilan Negeri Donggala melalui persidangan Senin tanggal 23 Agustus 2021 telah memutus perkara asusila ini” kata humas PN Andi Aulia jumat kemarin.

Andi menjelaskan Y melakukan pemerkosaan terhadap anaknya dengan cara memaksa, dan perbuatan ini dilakukan sejak tahun 2020 hingga 2021. Sehingga majelis hakim menjatuhkan putusan kepada Y dengan hukuman tiga belas tahun penjara.

“Terdakwa juga dipidana denda sebesar Rp200.000.000 (dua ratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila Terdakwa tidak membayar pidana denda tersebut maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 (enam) bulan,” sebut Humas PN Donggala lagi.

Majelis Hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagai orang tua melakukan ancaman kekerasan memaksa anak untuk melakukan persetubuhan dengannya terus menerus sebagai perbuatan yang dilanjutkan.  

“Hukuman Majelis hakim PN ini lebih berat, dari tuntutan yang diajukan JPU yang hanya 10 tahun penjara,” pungkasnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas