Muzakir Ladoali. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Kesehatan setempat bekerja keras menggenjot vaksinasi Covid. Hingga saat ini dari sejumlah daerah di Sulteng, Kabupaten Donggala termasuk daerah yang angka capaian vaksinasinya masih sangat rendah.

Kadis Kesehatan Donggala, Muzakir Ladoali mengatakan, untuk mendorong agar angka partisipasi vaksinasi Covid naik, pihaknya akan menempu beberapa langkah. Salah satunya dengan cara jemput bola.

“Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, kami akan jemput bola mendatangi rumah warga untuk dilakukan vaksin,” kata Muzakir kepada Matrosulawesi di kantornya, Kamis 16 September 2021.

Muzakir mengakui capaian vaksinasi Covid di daerahnya sangat rendah. Ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi.

“Penyebabnya kesadaran masyarakat kita sangat rendah tentang vaksin. Masyarakat lebih mempercayai berita hoax, yang katanya jika divaksin berbahaya,” kata Muzakir.

“Benar Donggala memang terendah. jika kemarin tahap pertama vaksinasi baru di angka 9 persen, dan tahap dua 5,3 persen. Saat sekarang sudah mulai naik secara perlahan, persentase sudah mencapai angka 10,3 persen,” tambahnya.

Dijelaskannya ia akan terus berupaya menaikkan tingkat persentase vaksinasi di kabupaten Donggala, sebab menurutnya ia akan malu jika tingkat partisipasi masyarakat masih rendah dalam melakukan vaksin Covid.

Muzakir mengatakan, pihaknya berjanji akan segera menghabiskan stok vaksin yang tersisa. Pada tahap pertama pelaksanaan vaksinasi, pihaknya sempat kehabisan stok vaksin.

“Kami tidak pakai lagi vaksin pertama dengan vaksin kedua, sekarang vaksin pertama, untuk vaksin kedua bulan depan atau berdurasi empat minggu,” tutupnya.

Selain Donggala, Kabupaten Buol juga menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid. Bupati Buol, dr Amirudin Rauf mengatakan, vaksinasi Covid bertujuan untuk melindungi masyarakat dari infeksi Covid.

“Vaksinasi itu bertujuan untuk melindungi bapak/ibu dari wabah Covid-19,” katanya untuk meyakinkan warganya dalam sebuah acara kegiatan vaksinasi.

Amirudin mengakui masih ada segelintir masyarakatnya yang salah persepsi mengenai vaksinasi. Vaksinasi katanya, salah satu upaya yang dibangun oleh pemerintah untuk melindungi masyarakat dari bahaya Covid-19.

Amirudin mengimbau masyarakat-nya agar mau dan ikut vaksinasi.

“Vaksinasi sangat penting untuk membangun kekebalan tubuh dari pandemi Covid,” sebutnya.

“Kita dapat hidup berdampingan dengan virus ini. Namun bagaimana agar virus ini tidak membahayakan diri kita? Satu-satunya jalan ialah vaksinasi,” tambahnya.

Reporter: Tamsyir Ramli – Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas