Pelaksanaan Rakor TPID Sulteng di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Senin (13/9). Rakor dibuka Wagub H Ma’mun Amir mewakili Gubernur H Rusdy Mastura. (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Tengah masuk nominasi TPID terbaik se Sulawesi tahun 2021. Gubernur H Rusdy Mastura meminta jajaran TPID Sulteng terus tingkatkan kerja sama agar tahun depan dapat meraih prestasi terbaik.

“Pada Rakornas TPID 2021 bulan Agustus kemarin, TPID Sulteng sudah masuk nominasi TPID terbaik di wilayah Sulawesi. Dalam kesempatan ini saya menyampaikan mari kita tingkatkan kerja sama untuk menjadi yang terbaik di tahun depan dan seterusnya,” tulis amanat Gubernur yang dibacakan Wakil Gubernur H Ma’mun Amir dalam acara Rakor TPID di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (13/9).

Rakor TPID Sulteng dalam rangka koordinasi pengamanan ketersediaan pasokan pangan dan optimalisasi penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulawesi Tengah. Rakor dilaksanakan secara langsung dan virtual, di mana bupati Sigi, Sekot Palu, wakil bupati Parigi Moutong, wakil bupati Donggala, kepala Dinas Koperasi dan UMKM, kepala Dinas Pertanian dan sejumlah pimpinan perbankan serta pejabat terkait lainnya hadir secara langsung dengan menerapkan protokoler kesehatan.

Amanat Gubernur menyebutkan Rakor TPID merupakan ikhtiar untuk pemulihan ekonomi nasional khususnya di wilayah Sulawesi Tengah akibat dampak pandemi Covid-19.

‘’Selaku ketua tim TPID saya meminta kepada semua unsur di tingkat provinsi maupun TPID kabupaten kota beserta perangkat daerah terkait untuk bersungguh-sungguh menunjukkan kerja sama dan kerja keras sesuai tugas pokok masing-masing, melalui langkah-langkah strategis dalam rangka meningkatkan perekonomian Sulawesi Tengah demi memenuhi cita-cita yaitu Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju,’’ kata Wagub.

Di bagian lain Gubernur menyebutkan Pemprov Sulteng telah melakukan penandatanganan MoU bersama PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam rangka penyiapan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp5 triliun rupiah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sulawesi Tengah melalui pinjaman lunak.

Gubernur berharap agar semua pihak bersama-sama menopang, termasuk membangun infrastruktur khususnya jalan antar kabupaten dalam rangka memperlancar suplai kebutuhan ke ibu kota guna menyelesaikan masalah kemiskinan dan pengangguran.

“Insya Allah tahun 2021/2022 program pemerintah provinsi erat kaitannya dengan pemerataan pembangunan di kabupaten kota melalui Rp100 miliar, sebagai contoh infrastruktur yang akan ditangani secara serius, penyelesaian masalah pengangguran dan kemiskinan,’’ kata Wagub.

“Kerja sama yang baik antar kabupaten kota dan provinsi kita harapkan bisa mengurangi masalah kemiskinan, mudah-mudahan semua apa yang kita cita-citakan ini bisa selesai sesegera mungkin dan masalah pengangguran dan kemiskinan bisa berkurang di Sulawesi Tengah,” harap Wakil Gubernur. (ril/*)

Ayo tulis komentar cerdas