LONGSOR LAGI - Kondisi jalur kebun kopi yang tertutup longsor, Rabu 15 September 2021, dan antrian kendaraan mengular, menunggu penggusuran material longsor. (Foto: Enos)

Parimo, Metrosulawesi.id – Hujan yang mengguyur sepanjang hari Rabu 15 September 2021, mengakibatkan longsor di tiga titik di jalur Kebun Kopi—trans Sulawesi yang menghubungkan Kota Palu dan Kabupaten Parigi Moutong.

Hingga berita ini dibuat petang kemarin, jalur kebun kopi belum bisa dilalui kendaraan baik itu roda dua ataupun roda empat atau lebih.

“Iya, saat ini masih terputus total, akibat longsoran dan ada ratusan kendaraan yang mengantre di jalur yang menghubungkan Kabupaten Parimo dan Kota Palu ini,” kata Kasat Lantas Polres Parimo, IPTU I Ketut Sugiarta, SH kepada Metrosulawesi.

I Ketut Sugiarta juga mengatakan, untuk titik longsor ada dua titik, yakni di Kilometer 14 dan Kilometer 17 dari simpang Tawaeli. Pihaknya sudah menerjunkan personel untuk berjaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Kami sudah memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tidak melintas dulu, kondisi jalur kebun kopi masih tertutup timbunan material,” tuturnya.

Sugiarta, menjelaskan hingga sore hari, sudah ada alat berat yang membersihkan material longsor, dan arus lalu lintas hanya bisa dilalui satu jalur saja. Namun, di sekitar Rumah makan Aloha, saat ini juga terjadi juga longsoran.

“Jadi ada tiga titik longsor, dan kami tetap memantau di lokasi, yang saat ini antrian kendaraan sudah lebih dari 6 kilometer,” pungkasnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas